#TSM#Bawaslu#DKPP

DKPP Cek Laporan Dugaan Pelanggaran Bawaslu Lampung

( kata)
DKPP Cek Laporan Dugaan Pelanggaran Bawaslu Lampung
Tanda terima dokumen laporan ke DKPP. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI sedang memverifikasi syarat formal dan materiel laporan dugaan pelanggaran kode etik Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung yang diajukan Koalisi Rakyat Lampung untuk Pemilu Bersih (KRLPB).

Anggota DKPP, Didik Supriyanto mengatakan setelah dilakukan cek berkala, maka proses berikutnya adalah pemeriksaan terhadap Bawaslu Lampung.

"Ya, baru masuk bagian pengaduan. Berarti sedang dilakukan verifikasi formil untuk memastikan dipenuhi tidaknya syarat-syarat pengaduan. Seperti siapa pengadu, siapa teradu, dan kecukupan dua bukti minimal," kata dia, Kamis, 28 Januari 2021.  

Baca: Bawaslu Siap Jawab Laporan di DKPP

 

Setelah syarat formal terpenuhi, maka pengecekan akan berlanjut ke pemeriksaan syarat materiel di DKPP seperti materi pokok permasalahan dan pemeriksaan kepada yang bersangkutan.

"Begitu lolos verifikasi formil, masuk ke verifikasi materiel untuk memastikan apakah materi pengaduan memenuhi syarat untuk dilakukan sidang pemeriksaan. Karena perkara banyak, sidang pemeriksaan harus antre," katanya. 

Sebelumnya, KRLPB melaporkan tujuh komisioner Bawaslu Lampung ke DKPP. Ketua KRLPB Lampung, Rakhmat Husein, mengatakan pihaknya melaporkan Bawaslu Lampung terkait putusan mendiskualifikasi pasangan calon (Paslon) Walikota nomor urut 03 Eva Dwiana dan Deddy Amarullah.

"Kami melaporkan Bawaslu Lampung terkait dugaan pelanggaran kode etik pada sidang dugaan TSM Pilwakot Bandar Lampung," kata dia, Rabu, 27 Januari 2021.

Laporan itu didasari pada Majelis Hakim Bawaslu telah memberikan keputusan yang diduga sewenang-wenang kepada Eva-Deddy.

"Tujuh komisioner kami laporkan, karena Bawaslu bertindak keterlaluan, brutal, ugal-ugalan, dan merampas semangat demokrasi di Lampung," kata dia.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar