#mediagroup#dkmediagroup

DK Media Group Salurkan Bantuan APD via Co-Hope

( kata)
DK Media Group Salurkan Bantuan APD via Co-Hope
Penyerahan bantuan dari DK Media Group kepada perwakilan Co-Hope di Kantor Media Group News, Kamis, 26 Agustus 2021. Dok DK Media Group


Jakarta (Lampost.co) -- Dompet Kemanusiaan (DK) Media Group kembali menyalurkan bantuan ribuan alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis yang menangani pandemi covid-19. Kali ini, bantuan yang dihimpun dari masyarakat Indonesia itu disalurkan melalui organisasi Co-Hope.

Bantuan yang disalurkan DK Media Group via Co-Hope berupa 2.017 unit hazmat, 254 unit protective gown, 150 unit KN95, 185 unit masker medis, 150 unit exam gloves, 250 unit goggles, 1.322 unit faceshield, 550 unit nurse cap, dan 100 unit shoe cover.

Ketua Yayasan Media Group, Ali Sadikin, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan DK Media Group ini merupakan sumbangan dari masyarakat Indonesia yang pihaknya kumpulkan sebulan belakangan ini yang digunakan untuk bantuan kemanusiaan khususnya penanggulangan covid-19 di Indonesia.

Baca: PZ Cusson Indonesia Gandeng Kick Andy Foundation Gelar Program CSR

 

"Hari ini, kami salurkan bantuan dari sumbangan masyarakat melalui Dompet Kemanusiaan Media Group kepada organisasi komunitas Co-Hope yaitu komunitas dokter-dokter muda yang bergerak untuk mengumpulkan dan menyalurkan APD dan alat kesehatan ke seluruh rumah sakit terutama di Jabodetabek dan zona merah yang ada di Indonesia," ujarnya di Kantor Media Group News, Jakarta, Kamis, 26 Agustus 2021.

Ia mengatakan, pihaknya menyalurkan bantuan ini via Co-Hope dikarenakan organisasi ini telah bekerja sama dengan DK Media Group dari tahun lalu.

"Karena ini komunitas dokter-dokter muda yang punya jaringan dan dia tahu kualitas APD dan alat kesehatan seperti apa yang dibutuhkan. Dan dia punya jaringan di seluruh Indonesia dan itu akan didistribusikan secara baik dan benar," tuturnya.

Sementara Perwakilan Co-Hope, Soraya Amanda Setiawan, mengatakan bantuan yang diterima dari DK Media Group ini rencananya akan disalurkan ke fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

"Kami utamakan ke yang lebih urgent, seperti di zona merah, dan area Jabodetabek. Tapi kami akan salurkan ke kota-kota lain di Indonesia. Sejauh ini kami sudah memiliki 66 rumah sakit yang mendaftar ke kami, dan akan kami salurkan sesuai dengan kebutuhan dari rumah sakit itu sendiri," terangnya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar