Koronacoronavirusmediagroup

DK Media Group Salurkan Bantuan APD ke RS UKI

( kata)
DK Media Group Salurkan Bantuan APD ke RS UKI
Foto. Dok

JAKARTA (Lampost.co) -- Demi membantu penanganan pandemi virus korona (Covid-19), Dompet Kemanusiaan (DK) Media Group melakukan penyaluran bantuan ribuan alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis. Kali ini, bantuan yang terkumpul dari sumbangan masyarakat Indonesia itu diberikan ke Rumah Sakit (RS) UKI.

Bantuan yang diberikan ke RS UKI itu berupa Hazmat Spunbon 100 buah, Hazmat Non Disponsable 10 buah, Gloves 20 boks, Masker 20 boks, Masker KN95 100 buah, Surgical Gloves 50 pasang, Goggles 100 buah, Nurse Cap 700 buah, Shoe Cover 1.000 buah, dan Vitamin C 50 botol.

Bantuan APD itupun diserahkan secara langsung oleh Ketua Yayasan Media Group, Ali Sadikin kepada Direktur Utama RS UKI, dr. Setiawan di kantor Media Group News, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2020.

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang menitipkan kepeduliannya kepada Dompet Kemanusiaan Media Group. Hari ini kami menyalurkan bantuan APD ke Rumah Sakit UKI. Karena memang fokus pendistribusian APD ini ke wilayah Jabodetabek, karena memang yang jadi prioritas utama karena terbanyak (jumlah pasien Covid-19) di wilayah ini," ungkap Ketua Yayasan Media Group, Ali Sadikin pada acara penyerahan bantuan di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2020.

Sementara Direktur Utama RS UKI, dr. Setiawan, mengucapkan terima kasih atas bantuan APD dari DK Media Group yang akan pihaknya gunakan untuk memberikan pelayanan di RS UKI, terutama untuk penanganan pasien Covid-19 yang ada di RS UKI.

"Di rumah sakit kami, jumlah pasien PDP itu sekitar 60an orang, tapi kami tidak merawat pasien Covid-19 yang berat karena kami bukan rumah sakit rujukan, tetapi pada pelaksanaannya kami tetap melayani dari PDP ringan hingga sedang, jika sudah berat maka kami akan rujuk ke rumah sakit rujukan," tutur dia.

Oleh karena itu, lanjut dia, APD sangat pihaknya butuhkan untuk bisa digunakan oleh dokter-dokter dan perawat dalam penanganan pasien virus korona.

"Apa yang kita butuhkan itu banyak sekali, karena dibutuhkan oleh dokter-dokter dan perawat. Ada beberapa donasi yang diberikan kepada kami memang, meski sempat ingin membeli (APD) namun itu sulit didapatkan, dan harganya juga melambung tinggi," ungkap dia. 

Winarko



Berita Terkait



Komentar