#djpb#kemenkeu

DJPb Berperan Sebagai Agen Pemersatu dan Perekat Bangsa

( kata)
DJPb Berperan Sebagai Agen Pemersatu dan Perekat Bangsa
Ilustrasi: dok


Bandar Lampung (Lampost.co): Dalam menjalankan misi treasury yang konvensional seperti pencairan anggaran, pengelolaan kas negara, serta akuntansi dan pelaporan, Direktorat Jenderal Perbendaharaan juga mengemban misi khusus yang sangat berkaitan, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan kepentingan masyarakat.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan mempunyai tugas antara lain penyusunan reviu belanja pemerintah (spending review) dan Reviu Pelaksanaan Anggaran, pembinaan dan bimbingan teknis pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU), pembinaan dan monitoring atas investasi pemerintah, pinjaman, dan kredit program di daerah (monitoring dan evaluasi UMi). 

Di bidang perimbangan keuangan yaitu pelaksanaan monitoring dan evaluasi dana transfer (DAK Fisik dan Dana Desa), dan di bidang analisa fiskal regional yaitu membuat Kajian Fiskal Regional.

"Sebagai Kuasa Bendahara Umum Negara Daerah dalam penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa Kepala KPPN bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran, Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bansos Tunai pengajuan pencairan dananya juga melalui KPPN. Di bidang kesehatan, KPPN mencairkan dana ke rekening kementerian terkait seperti Kementerian Kesehatan untuk pengadaan alat kesehatan dan fasilitas kesehatan terkait upaya prefentif maupun pengobatan Covid-19," jelas Kanwil DJPb Provinsi Lampung, Evan Himawan melalui Direktur Jenderal Perbendaharaan Andin Hadiyanto, Kamis, 10 Desember 2020. 

KPPN juga, lanjut dia, mempunyai posisi yang strategis untuk bisa mengambil peran sebagai agen pemersatu dan perekat bangsa karena tugas yang dilaksanakan selama ini mempunyai hubungan langsung dengan instansi lain (satuan kerja kementerian/lembaga), pemerintah daerah (pemda), bahkan dengan masyarakat secara langsung sebagai obyek pembangunan nasional. 

Terkait monitoring dan evaluasi pelaksanaan penyaluran dana transfer (DAK Fisik dan Dana Desa), selain melakukan kerjasama, komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat sampai dengan tingkat kelurahan, juga melakukan kontak langsung dengan masyarakat yang menerima manfaat dari program/kegiatan tersebut.

Output dari DAK Fisik dan Dana Desa tambah dia, memang sangat bersentuhan langsung dengan masyarakat, misalnya pembangunan/rehabilitasi ruang kelas, pembangunan/rehabilitasi sarana prasarana puskesmas dan rumah sakit, pembangunan/rehabilitasi pasar, pengadaan alat kesehatan, pembangunan/ rehabilitasi jalan dan jembatan,  sarana olah raga, kursus/pelatihan, air bersih, MCK, dan sebagainya. 

"Sudah banyak kisah sukses dari program DAK Fisik dan Dana Desa sebagaimana telah diterbitkan sebuah buku yang berjudul Kisah Sukses Dana Desa (Lilin-lilin Cahaya di Ufuk Fajar Nusantara) pada tahun 2018. Kisah Sukses Dana Desa adalah sebuah buku berisi 168 cerita sukses pengelolaan Dana Desa, dimana transparansi, partisipasi, dan kepemimpinan serta komitmen menjadi benang merah yang membangun keseluruhan cerita," ungkapnya. 
    
Hal ini juga sejalan dengan pengembangan organisasi merupakan suatu teknik dan metode yang dapat dimanfaatkan oleh para manajer dalam program action research mereka guna meningkatkan kemampuan beradaptasi.

"Sudah saatnya slogan mengawal APBN dan membangun negeri kita wujudkan dengan bekerja lebih dari yang diminta, bukan sesuatu yang mudah memang, tapi kalau kita serius mempersiapkan tugas ini dengan baik, insya Allah bisa, sejarah mencatat, Direktorat Jenderal Perbendaharaan sudah membuktikan selalu bisa beradaptasi dengan tugas-tugas barunya," tutupnya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar