#poldalampung

Ditreskrimum Polda Lampung Terima Penghargaan Implementasi Restorative Justice

( kata)
Ditreskrimum Polda Lampung Terima Penghargaan Implementasi Restorative Justice
Dok Polda Lampung


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung mendapatkan penghargaan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Penghargaan itu diberikan karena implementasi "Restorative Justice" terbaik dalam bentuk video penyelesaian tindak pidana berdasarkan keadilan restoratif, Kamis, 9 Juni 2022.


Penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara pemberian penghargaan khusus di Rakernis Bareskrim Polri 2022 di Nusa Dua, Bali, bertema “Transformasi Penyidik Yang Presisi Guna Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional. Bersamaan dengan itu pula, adanya penandatanganan Pencanangan Zona Integritas dan launching aplikasi pangan yang diinisiasi Bareskrim Polri.

Pada kesempatan itu, kapolri mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Direktur Reserse Kewilayahan yang telah berbuat terbaik dalam pelaksanaan tugas mengimplementasikan keadilan restoratif dan penyelesaian penanganan perkara di Polda masing-masing.

“Saya ucapkan selamat atas penghargaan yang diraih, dan semoga ke depan terus lebih baik lagi dalam Kinerja Penegakkan Hukum dan Implementasi Keadilan Restoratif (Restorative Justice),” katanya melalui keterangan tertulis.

Sementara Dirreskrimum Polda Lampung, Kombes Pol Reynold Hutagalung mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Lampung atas dukungan dan bimbingannya selama ini kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum.

“Yang sudah memberikan kinerja terbaik dalam melaksanakan implementasi Restorative Justice," katanya.

Sebagaimana Peraturan Polri No. 8 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Tindak Pidana berdasarkan Keadilan Restoratif.

Dia melanjutkan pada saat dirinya menjabat Dirreskrimum, memiliki prinsip dalam penegakan hukum di wilayah lampung harus mengutamakan Keadilan, Kemanfaatan dan Kepastian Hukum.

“Jadi saya menekankan kepada setiap penyelidik dan penyidik dalam melaksanakan tugas penegakkan hukum harus mengutamakan Keadilan, Kemanfaatan dan Kepastian hukum,” katanya.

Winarko








Berita Terkait



Komentar