#polda#Ditlantas#beritalampung

Ditlantas Polda Lampung Raih Peringkat Kedua ILM Pada Rakernis

( kata)
Ditlantas Polda Lampung Raih Peringkat Kedua ILM Pada Rakernis
Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung meraih peringkat kedua, iklan layanan masyarakat (ILM), pada agenda Rakernis di Bali. (Foto:Dok.Polda Lampung)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung meraih peringkat kedua, iklan layanan masyarakat (ILM), pada agenda Rakernis Fungsi Lantas dan Lounching Road Safety, yang digelar Korlantas Mabes Polri pada Rabu (21/3), di Grand Ballroom Hotel Discovery Kartika Plaza Bali.

Dirlantas Polda Lampung Kombespol Kemas Ahmad Yamin melalui Kasubdit Dikyasa AKBP Brian Benteng, kepada Lampost.co, Kamis (22/3/2018), mengatakan Ditlantas Polda Lampung menempati peringkat dua, peringkat pertama disabet Ditlantas Polda Metro Jaya, dan peringkat ketiga diduduki Ditlantas Polda Kalimantan Timur.

"Kita dapat peringkat ke dua se Indonesia," ujar Brian Benteng.

Tiga video iklan layanan masyarakat yang dinominasikan untuk Ditlantas Polda Lampung yakni, tentang batas kecepatan berkendara dari Satlantas Polresta Bandar Lampung, Larangan mabuk-mabukan berkendara dari Satlantas Polres Lampung Tengah, dan penggunaan helm SNI dari Satlantas Polres Metro.

"Jadi nilainya sama, lima semua nilai maksimal. Cuma ada point lain, jadi kita peringkat ke dua," ujarnya.

Rakernis tersebut juga melakukan pemantapan tentang 7 arahan pengendara yakni menggunakan helm SNI dan yang berboncengan lebih dari satu orang. Pengemudi kendaraan yang melawan arus, pengemudi kendaraan yang belum cukup umur, tidak memiliki SIM. Selain itu target operasi ini adalah kendaraan yang tidak dilengkapi STNK, kendaraan yang melebihi kapasitas angkut, kendaran mengunakan/memasang rotator/lampu blitz dan sirene).

"Rakernis tersebut juga membahas fungsi lantas, dan launching safety road," katanya.

Selain itu Rakernis tersebut juga akan berlangsung sampai (24/3), dan hasilnya akan di implementasikan nanti di Ditlantas Polda Lampung. "Hasil Rakernis ini akan di implementasikan nanti," ungkapnya.

Asrul Septian Malik







Berita Terkait



Komentar