#Lampung#Sabusabu#Ekstasi

Dititipi Sabu dan Ekstasi, Terdakwa Dituntut 9 Tahun Penjara

( kata)
Dititipi Sabu dan Ekstasi, Terdakwa Dituntut 9 Tahun Penjara
Terdakwa pemilik sabu-sabu dan ekstasi yang dititipkan oleh teman prianya dituntut hukuman penjara 9 tahun, Jumat (14/9/2018) (Lampost/Febi)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- JAKSA Penuntut Umum Pada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung menuntut Lina Septiana Alias Nyai (26) Warga Jalan Durian 1, Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung dengan pidana kurungan selama Sembilan tahun penjara lantaran kedapatan menyimpan 9 butir Ekstasi dan satu sabu. Atas perbuatannya tersebut dia dijerat dua pasal yakni melanggar pasal 114 Ayat (1) Undang undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Selain Pidana Penjara selama 9 tahun perempuan ini juga dijatuhi hukuman pidana denda Rp800 Juta Subsider 6 bulan kurungan. Jaksa penuntut Umum Yessi Anggun Dwi Putri menuturkan jika terdakwa terbukti secara sah  tanpa hak melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima menjadi perantara dalam jual beli menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu dan obat terlarang jenis ekstasi.

" Menjatuhkan pidana penjara selama 9 tahun kurungan dengan perintah terdakwa tetap ditahan, menjatuhkan pidana denda terhadap terdakwa sebesar Rp800 juta Subsider 6 bulan kurungan," kata Jaksa. 

Perbuatan yang dilakukan terdakwa kata Jaksa, bermula saat Dedi (DPO) kekasih terdakwa datang kerumahnya menitipkan barang haram dua paket sabu dan 9 butir obat terlarang jenis pil ekstasi berlogo NIKE.

" Waktu menitipkan sabu dan ekstasi kepada terdakwa Dedi berkata bahwa keesokan harinya barang tersebut akan ia ambil," kata Jaksa.

Atas informasi dari masyarakat bahwa terdakwa sering menyalahgunakan narkotik, kemudian polisi melakukan pengkapan dan melakukan penggeledahan disekitar rumah terdakwa ditemukan dua bungkus klip bening berisi sabu dan 9 butir pil ekstasi. " Barang bukti dan terdakwa dibawa kekantor polisi untuk penyelidikan lebih lanjut, dari hasil interogasi polisi bahwa benar barang itu milik kekasih terdakwa yang ditimpakan kepada terdakwa," kata jaksa.

 

 

Febi Herumanika







Berita Terkait



Komentar