#penipuan#oknumwartawan

Ditipu Oknum Wartawan, Kepsek SMA Negeri I Kotabumi Melapor ke Polisi

( kata)
Ditipu Oknum Wartawan, Kepsek SMA Negeri I Kotabumi Melapor ke Polisi
Pihak sekolah  SMA Negeri  I Kecamatan Abung Barat,  Lampung Utara melaporkan soal penipuan ke Polres Lampura. (Foto:Lampost/Hari Supriyono)


Kotabumi (Lampost.co)--Pihak sekolah  SMA Negeri  I Kecamatan Abung Barat,  Lampung Utara melaporkan AH yang mengaku oknum wartawan karena melakukan penipuan hingga pihak sekolah rugi jutaan rupiah, Sabtu, 10 September 2022.

Kepala Sekolah Ratna Dewi usai melapor mengatakan dirinya terpakasa mengadukan hal ini ke Polres Lampung Utara lataran pihaknya merasa dirugikan pelaku senilai Rp3,5 juta.

"Saya terpaksa melaporkan perbuatan pelaku yang mengaku seorang wartawan yang diduga telah melakukan penipuan terhadap dirinya," ujarnya.

Aksi perbuatan oknum tersebut awalnya sejak tahun 2021 hingga saat ini  pelaku datang ke sekolah yang terkesan mencari-cari kesalahan dana kegiatan sekolahan dan setelah itu mengacam akan memberitakan serta kerap datang kesekolahan.

"Karena kerap datang kesekolahan dan terkesan mencari-cari maka, kami pihak sekolahan  menawarkan kerja sama dengan berlaganan koran dengan pelaku,"ujarnya

Sebelumnya kami tidak menaruh curiga pelaku memberikan kwitansi dan cap media surat kabar harian di Kotabumi dan pelaku memaksa meminta uang langanan koran dalam satu tahunnya hingga mencapai jutaan.

Namun setelah uang diberi koran yang dijanjikan oleh pelaku tidak ada dan kami cek mendatangi salah kantor satu  media surat kabar harian  di Kotabumi, ternyata pelaku bukan wartawan dan ia mengku-ngaku saja hingga akhirnya dirinya melapor ke kantor Polres Lampung Utara.

Pihak pimpinan perusahaan media tersebut juga mengatakan bahwa pelaku bukan wartawan di medianya dan tidak pernah menugaskannya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Eko Rendi Oktama, membenarkan adanya laporan dari pihak sekolahan SMA I Abung Barat oleh kepala sekolah dan sejumlah guru atas kasus dugaan penipuan dan pemalsuan yang dilakukan pelaku yang mengaku oknum wartawan.

"Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan atas kasus tersebut," katanya.

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar