#LAMPUNG#BERITAMESUJI

Distan Mesuji Kejar Pembuatan Perda LP2B

( kata)
Distan Mesuji Kejar Pembuatan Perda LP2B
Petani didampingi Anggota Koramil 426-01 Mesuji mulai melakukan penanaman padi. (Foto: Dok Kodim 0426)


 


Mesuji (Lampost.co)- Dinas Pertanian (Distan) Mesuji tengah mengejar pembuatan peraturan daerah (Perda) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). 

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Mesuji, Firdaus, menjelaskan jika dengan memiliki Perda LP2B, petani memiliki banyak keuntungan. 


"LP2B merupakan program pemerintah dalam menjaga stabilitas produksi. Jadi ada kebijakan bahwa lahan lahan sawah itu harus dilindungi dari alih fungsi. Keuntungannya, secara peraturan, mereka akan mendapatkan jaminan dalam subsidi pupuk, ketersediaan benih, ketersediaan air. Mereka akan diutamakan," kata Firdaus di kantornya, Selasa, 9 Februari 2021. 


Saat ini, Mesuji memiliki total sawah seluas 36.611 hektare. Sedangkan yang akan dimasukkan di Perda LP2B seluas 25.000 hektare saja. 


"Jika setelah di perdakan namun dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) bermasalah, itu Pemda harus mencari pengganti lahan lain. Tahun ini kami targetkan Perda selesai. Peta sawahnya sudah ada, sedang susun naskah akademik sebagai syarat perda," ujarnya. 


Perda ini penting dilakukan agar pemerintah pusat tahu jumlah baku lahan Mesuji. Itu berpengaruh juga atas jatah pupuk bersubsidi nantinya juga bantuan lainnya. 

"Jika terjadi alih fungsi oleh pemilik lahan, sanksi sedang disusun. Sebisa mungkin jangan merugikan ke petani," kata Firdaus.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar