#fluburung#unggas#penanganan#beritalampung

Distan Imbau Tangani Unggas Mati Mendadak Secara Seksama 

( kata)
Distan Imbau Tangani Unggas Mati Mendadak Secara Seksama 
Ilustrasi (Google image)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung mengimbau melakukan tindakan penanganan terhadap unggas atau ayam warga yang tiba-tiba mati mendadak dengan seksama. Sebab ditakutkan unggas tersebut telah terjangkit virus H5N1 atau flu burung.  

Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Agustini, mengatakan  tindakan yang harus dilakukan jika terdapat unggas mati secara mendadak atau mati dengan jumlah banyak dalam kurun waktu tertentu, maka bangkai unggas yang mati harus segera dikubur.  

“Selain itu juga disa dilakukan dengan cara dibakar, kemudian unggas lainnya yang masih hidup untuk tetap dimasukkan ke dalam kandang agar tidak terjangkit virus H5N1,” ujarnya saat ditemui di lingkungan Pemkot setempat, Rabu (6/2/2019).  

Lalu kandang unggas haruslah dibersihkan dan disemprotkan dengan antiseptik agar lingkungan kandang steril dari penyebaran virus sampai radius 10 meter. 
“Sebab jika kandang unggas tidak dibersihkan,  ditakutkan penyebaran virus akan semakin bertambah,  karena virus ini (H5N1) dapat menyebar melalui darah dari unggas yang mati dan juga bisa lewat udara,” jelasnya.  
Sebelumnya, menurut Agustini di Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi,  terdapat kematian puluhan ekor ayam milik warga secara tiba-tiba, dan Dinas setempat telah mendapatkan laporan segera lakukan pemeriksaan kelapangan.  

“Dokter kita sudah lakukan pemeriksaan dil apangan menggunakan alat test kip dan ternyata ayam milik warga yang mati itu positif H5N1. Tapi untuk lebih akurat lagi kita bawa bangkai unggas ke Lab untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Agustini. 


 

Deta Citrawan



Berita Terkait



Komentar