#corona#virus#antisipasi

Disnaker Pastikan Tak Ada Warga Lampung yang Bekerja di Tiongkok

( kata)
Disnaker Pastikan Tak Ada Warga Lampung yang Bekerja di Tiongkok
Foto: Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung, Lukmansyah. Dok

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung memastikan bahwa tidak ada warga Lampung yang bekerja di Tiongkok. Hal tersebut untuk memastikan bahwa tidak ada pekerja migran asal Bumi Ruwai Jurai yang berpotensi terkena virus corona.

Apalagi saat ini masyarakat dunia digemparkan dengan fenomena virus corona yang baru ditemukan Desember lalu di kota Wuhan, Tiongkok, telah banyak memakan korban.

Penyebaran virus yang diduga berasal dari hewan liar itu terjadi dengan cepat karena gejala yang ditimbulkan virus pada penderita muncul agak lama setelah penderita terjangkit. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung, Lukmansyah mengatakan bahwa berdasarkan data di Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (SISKOTKLN) yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) tidak ada warga Lampung tidak ada yang bekerja di Tiongkok.

"Dari Lampung sebagai Pekerja Migran Indonesia menurut laporan yang masuk tidak ada yang ke Negeri Tirai Bambu itu. Berdasarkan data SISKOTKLN online begitu," kata Lukmansyah kepada Lampost.co, Selasa, 28 Januari 2020.

Sebelumnya berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, untuk tahun 2017, jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lampung mencapai 15.402 orang. Sementara tahun 2018 meningkat menjadi 18.853 orang, dan 2019 sebanyak 21.472 orang. Adapun mengenai persebaran PMI itu terbanyak di Negara Taiwan, Hongkong, Malaysia dan Singapura.

 

 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar