#lowonganpekerjaan#disnaker#perusahaan

Disnaker Lampung Buka Program Magang demi Kurangi Pengangguran

( kata)
Disnaker Lampung Buka Program Magang demi Kurangi Pengangguran
Sekretaris Dinas Tenagakerja Provinsi Lampung, Sifa Aini. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyediakan program pelatihan kerja magang di beberapa perusahaan. Program ini diluncurkan sebagai upaya Pemrpov dalam mengurangi angka pengangguran.  

Sekretaris Dinas Tenagakerja (Disnaker) Provinsi Lampung, Sifa Aini, mengatakan, Pemprov juga menyediakan pelatihan untuk calon pegawai migran Indonesia.

"Pemagangan dalam negeri saat ini sedang menerima pendaftaran," kata Sifa, Minggu, 14 Maret 2021.

Ia menceritakan, penerimaan calon peserta magang di perusahaan pada 2021 dimulai 15-18 Maret 2021. Pendaftaran bisa dilakukan di Dinas Tenagakerja Provinsi Lampung, Jalan Gatot Subroto No. 28 Pahoman, Bandar Lampung.

Sifa berharap, memalui program ini perusahaan dapat melalukan rekrutmen terhadap peserta magang yang memenuhi kualifikasi menjadi karyawan perusahaan

"Peserta dipersilakan datang mendaftar di Kantor Disnaker. Peserta pria/wanita berusia 18-35 tahun, bawa surat lamaran, photocopy KTP, photocopy ijazah terakhir, pas photo 3×4 dan 4×6 dua lembar, akte kelahiran/kartu keluarga, serta sanggup mengikuti magang selama 5 bulan. Peserta yang lulus difasilitasi seragam dan biaya transport selama lima bulan," katanya.

Provinsi Lampung memiliki beberapa tempat sebagai Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK). Di antaranya UPTD BLK di Bandar Lampung, Metro, Kalianda dan Way Abung serta Way Kanan.  Setiap UPTD menyediakan berbagai kejuruan seperti komputer, teknik las, otomotif, refrigerasi/AC, menjahit, tata boga, tata rias, elektronika, pertukangan, perhotelan, bisnis, dan manajemen. Ada 189 Lambaga Pelatihan Kerja (LPK) milik swasta di yang menjadi mitra untuk peningkatan kualitas produktivitas yang memenuhi standar kopetensi dan memenuhi standar pasar kerja. 

Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung bulan Agustus 2020, jumlah angkatan kerja di Lampung dari 4,49 juta orang naik sebanyak 127,8 ribu orang. Hal ini sejalan dengan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) yang naik sebesar 1,10 poin. Dalam setahun terakhit, tingkat pengangguran terbuka (TPT) naik sebesar 0,64 poin. 

Dilihat dari tingkat pendidikan, TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) paling tinggi di antara tingkat pendidikan lain, yaitu 9,21%. Disusul Sekolah Menengah Atas (SMA) di angka 6,97%, universitas 5,51%, diploma 5,29%, dan SMP 3,96%. Provinsi Lampung menempati peringkat kedua di Pulau Sumatra untuk tingkat pengangguran terbuka. Posisi pertama ditempati Bengkulu.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar