#otomotif

Diskon PPnBM dan Lebaran Dongkrak Penjualan Mobil Baru

( kata)
Diskon PPnBM dan Lebaran Dongkrak Penjualan Mobil Baru
ilustrasi Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemberlakuan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) atau PPnBM gratis untuk pembelian mobil baru langsung bisa dirasakan. 

Pihak dealer mobil yang ada di Lampung mengatakan bahwa insentif ini berhasil memberikan lonjakan konsumsi atau pembelian kendaraan bermotor mobil baru pada Maret hingga April 2021.

“Lonjakan orang beli mobil baru mencapai 50 persen jika dibandingkan Februari 2021. Adapun secara year-on-year, peningkatan pembelian mobil baru tercatat naik 10,5 persen dari tahun lalu,” ujar General Manager Auto2000 Sumatra Area, Royen Bonggal, Senin, 10 Mei 2021.

Adanya efek dari insentif PPnBM  juga mendorong penjualan mobil 4x2 pada Maret 2021 yang sebagian besar adalah objek dari fasilitas PPnBM yang ditanggung pemerintah. Selain itu, sisi produksi juga menunjukkan adanya permintaan yang melonjak, hal tersebut menunjukkan respons yang sangat baik. 

“Tumbuhnya sangat signifikan dibandingkan bulan Februari. Jadi, insentif sangat mendorong konsumsi. Artinya stimulus yang diberikan oleh pemerintah melalui fiskal bisa direspons dengan positif dan signifikan,” terangnya.

Ia memaparkan kriteria mobil yang dikenai pajak 0 persen dari pemerintah yakni mobil dengan kubikasi mesin kurang dari 1.500 cc dan berpenggerak dua roda alias 4x2, termasuk sedan, yang kandungan lokalnya mencapai 70 persen. 

“Gairah masyarakat dalam pembelian mobil ini sejalan dengan mendekati Idulfitri, pada Apri 2021, banyak masyarakat membeli mobil dengan alasan untuk perayaan idulfitri bersama keluarga,” ujarnya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh General Manager Wulling, Adam Ikhwan dimana ia mengatakan pada Maret – April peningkatan cukup signifikan dalam penjualan mobil dengan adanya program PPnBM.

“Ada peningkatan cukup pesat pada bulan tersebut sekitar 40 persen lebih, cukup signifikan dan sangat alami trafic yang positif. Sehingga kami juga meningkatkan produksi yang cukup masif,” ujarnya.

Menurutnya Idulfitri juga berpengaruh terhadap peningkatan minat masyarakat memiliki kendaraan roda empat. Bersamaan dengan sambut lebaran jadi minat masyarakat juga sangat meningkat tajam,” tutup dia.

Untuk diketahui, ketika pembelian mobil baru dilakukan, maka akan ada empat jenis pajak mobil baru yang diberlakukan. Pajak tersebut yakni Pajak Pertambahan Nilai/PPN (10 persen), PPnBM (10-125 persen), dan pajak daerah seperti Pajak Kendaraan Bermotor atau PKB (sekitar 2 persen) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atau BBN KB (10-12,5 persen).

Winarko







Berita Terkait



Komentar