#perizinan#beritalampung#izintower#beritabandarlampung

Diskominfo Sesalkan Izin Menara BTS PT TBG Baru Diproses

( kata)
Diskominfo Sesalkan Izin Menara BTS PT TBG Baru Diproses
Kepala Diskominfo Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki. Lampost.co/Deta Citrawan

Bandar Lampung (Lampost.co): Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandar Lampung Ahmad Nurizki menyesalkan langkah PT Tower Bersama Group (TBG) yang memilih mendahulukan proses pembangunan dari pada mengurus perizinan tower base transceiver station (BTS).

“Seharusnya pihak TBG mengurus perizinan terlebih dulu, baru setelahnya memulai proses pembangunan. Bukan bangunan sudah jadi baru mengurus perizinan ke Pemkot,” katanya, Senin, 9 Maret 2020.

Diketahui tower BTS milik TBG telah selesai dibangun dan berdiri di Jalan AMD, RT12, LK I, Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjungsenang.

Menurut Nurizki, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) perizinan pentingnya mendahulukan perizinan tower BTS terlebih dulu juga berkaitan dengan semangat peraturan daerah mengenai penataan, pengawasan, dan penertiban pembangunan tower telekomunikasi.

“Salah satunya berkaitan dengan amanah Perwali Nomor 7 Tahun 2015 tentang Pembangunan dan Penataan Menara Telekomunikasi. Salah satunya berkaitan dengan penetapan dan penataan titik menara komunikasi atau cell plane,” kata dia.

Kendati demikian, pihak Diskominfo mengaku tetap akan mengacu kepada keputusan rapat Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) yang akan digelar dalam waktu dekat.

“Kita lihat nanti hasil rapat TKPRD seperti apa. Karena perizinan memang harus dibahas secara komperhensif oleh dinas atau intasi terkait dalam hal ini TKPRD,” kata dia.

Terkait kesalahan prosedur yang dimaksud, menurutnya segala sesuatu kekurangan prosedur dari TBG akan disampaikan dan dibahas olehnya dalam rapat TKPRD.

“Nanti kita sampaikan di rapat TKPRD, dan nanti bagaimana finalisasinya terkait masalah ini dalam rapat nanti,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kota Bandar Lampung Fachruddin melalui Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Muhtadi A. Temenggung membenarkan bahwa PT TBG baru mengurus perihal izin menara pada 6 Maret 2020 lalu.

“Iya tower milik TBG di Jalan AMD, Waykandis baru mengajukan permohonan perizinan tanggal 6 Maret lalu,” ujar Muhtadi.

Dijelaskannya untuk sementara secara kelengkapan administrasi permohonan dari TBG tersebut telah diproses untuk penjadwalan rapat TKPRD.

“Surat pengantar penjadwalan rapat TKPRD sudah kita serahkan ke Disperkim untuk diproses lebih lanjut. Ketinggian tower sesuai berkas yang masuk yakni 42 meter,” kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar