#kesehatan#pelayanan

Diskes Tubaba Luncurkan Program Jemput Bola ke Pelosok

( kata)
Diskes Tubaba Luncurkan Program Jemput Bola ke Pelosok
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Panaragan (Lampost.co) -- Dalam mendukung program bupati, Dinas Kesehatan Tulangbawang Barat (Tubaba) akan  melakukan pelayanan kesehatan dengan jemput bola hingga ke pelosok tiyuh/desa. Pelayanan yang dilakukan dengan mengerakan kendaraan puskesmas keliling (pusling) dan petugas kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat di sembilan kecamatan.

"Tahun 2020 ini pelayanan pusling akan jemput bola melakukan pelayanan langsung di tengah-tengah masyarakat. Pelayanan yang dilakukan tetap menerapkan pelayanan rujuk berjenjang," ujar Kadis Kesehatan Tubaba, Majril kepada Lampost.co, Selasa, 14 Januari 2020.

Majril mengatakan pelayanan jemput bola ini selain dilakukan dokter dan perawat puskesmas juga melibatkan langsung aparatur tiyuh dan kader kesehatan di tingkat tiyuh. "Semua elemen masyarakat akan dilibatkan dalam program ini. Harapannya ke depan tidak ada lagi muncul kasus ada masyarakat yang tidak terlayani kesehatannya," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Dinkes dan puskesmas akan menjadwalkan dua kali dalam sepekan melakukan kegiatan pengobatan gratis di setiap tiyuh. Dalam kegiatan ini, aparatur tiyuh dan kader kesehatan dapat memberikan data aktif tentang kesehatan masyarakat di tingkat tiyuh kepada tim kesehatan yang turun.

"Kadang-kadang kami sudah turun ke tiyuh tidak ada informasi ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan. Selang kemudian muncul ada kabar masyarakat tidak terlayani. Inilah yang kami harapkan ke depan tidak terjadi," katanya.

Bahkan, selain program jemput bola, Dinkes juga menargetkan akhir 2020, RSUD Tubaba bisa melakukan pelayanan kesehatan secara penuh kepada masyarakat. Salah satunya dengan diraihnya akreditasi rumah sakit agar bisa melayani peserta BPJS.

"RSUD Tubaba harus bisa melakukan pelayanan kesehatan penuh akhir 2020. Ini menjadi target bupati. Makanya, selama tiga tahun anggaran 2017—2019, kami sudah menyiapkan infrastruktur dan SDM-nya. Tahun ini tinggal menyiapkan alat kesehatannya sebagai pendukung mendapatkan akreditasi untuk rumah sakit," ujarnya.

Dia optimistis akreditasi RSUD Tubaba akan diraih akhir 2020 sebagai penyempurna pelayanan kesehatan yang sudah digalakkan di tingkat puskesmas. "Hampir semua puskesmas sudah terakreditasi. Makanya, pak bupati minta fokus di rumah sakit," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar