ingatpesanibumencucitanganmemakaimaskermenjagajarak

Disiplin Protokol 3M Sebelum Vaksin Covid-19

( kata)
Disiplin Protokol 3M Sebelum Vaksin Covid-19
Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito/Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto


Jakarta (Lampost.co) -- Verifikasi kandidat vaksin virus korona (covid-19) memasuki tahap akhir. Uji klinik tiga calon vaksin mesti dipastikan.

Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, meminta masyarakat tak terpaku pada hal tersebut. Protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak tetap menjadi hal utama.

"Semakin disiplin masyarakat patuh, maka semakin efektif penanganan pandemi covid-19," kata Wiku melalui keterangan tertulis, Jumat, 30 Oktober 2020.

Menurut dia, vaksin merupakan faktor penunjang penanganan pandemi korona. Sebab, yang menjadi ujung tombak melawan covid-19 adalah kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

Meski demikian, Wiku menegaskan pemerintah tak main-main menyediakan vaksin untuk masyarakat Indonesia. Kelompok prioritas disiapkan untuk menerima vaksin terlebih dahulu.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan 739.722 tenaga kesehatan untuk vaksinasi covid-19. Mereka terdiri atas dokter umum, dokter spesialis, perawat, dan bidan.

"Kemenkes juga telah menyiapkan vaksinator di Puskesmas dan rumah sakit sebanyak 23.145 orang. Atau secara rasio sebesar 1:20 di seluruh Indonesia," kata Wiku.

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangan dan #cucitanganpakaisabun.

A







Berita Terkait



Komentar