#covid-19#okupansi#radisson

Disiplin Prokes Jadi Kunci Radisson Hotel Berikan Kenyamanan Pengunjung

( kata)
Disiplin Prokes Jadi Kunci Radisson Hotel Berikan Kenyamanan Pengunjung
Director Sales and Marketing Radisson Hotel Lampung, Liza Anggraini. (Foto:Lampost/Sukisno)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Radisson Hotel terus memberikan prinsip kenyamanan kepada seluruh pengunjung, salah satunya adalah penegakkan Protokol Kesehatan (Prokes) dan sertifikasi CHSE.

Hal tersebut dipaparkan dalam kegiatan Lampung Health Summit 2021 oleh Lampung Post. 

Director Sales and Marketing Radisson Hotel Lampung, Liza Anggraini menjelaskan, dari sisi hotel pada umumnya dan khususnya Radisson saat pendemi melanda, pihaknya terus utamakan perlindungan CHSE oleh Kementerian Pariwisata. 

"Karena itu adalah kunci bagaimana kita dapat memberikan kepercayaan kepada seluruh pengunjung baik kamar hotel, gedung, ruang meeting, gym hingga restoran," kata Liza Anggraini, Kamis, 14 Oktober 2021. 

Sebab, protokol kesehatan menjadi kunci utama dari pada dunia perhotelan. 

"Jangan sampai kita abaikan pesan 3M. Karena itulah syarat mutlak dalam menghindari penyebaran virus Covid-19," jelasnya. 

Tak hanya itu, percepatan vaksinasi juga dilakukan demi memberikan kepercayaan bahwa seluruh karyawan Radisson telah aman dan telah vaksinasi hingga dosis kedua. 

Liza memaparkan jika selama penerapan PPKM level 4 di Bandar Lampung, Radisson hotel mengalami penurunan pengunjung cukup signifikan. Dimana pada Juli dan Agustus okupansi hotel hanya 20-25 persen.

"Penurunannya drastis pada Juli ada penurunan hingga 62 persen. Jadi penurunan signifikan karena secara keseluruhan menyentuh angka 18 persen itu merupakan angka terendah," kata wanita berambut panjang itu. 

Untuk September kemarin Radisson berhasil alami peningkatan di angka 53 persen, dan kembali meningkat di 14 Oktober 2021 hingga 61 persen. 

"Perkiraan pengunjung sendiri di bulan September untuk kamar kueang lebih 90 hingga 120 kamar dengan total 180 kamar, yang paling mendominasi Sabtu-Minggu. Harapan kita benar-benar menjaga angka okupansi ini jangan lagi kita masuk ke fase Juli-Agustus," harap Liza. 

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar