#terminal#sengketa

Dishub Tetap Aktivitas di Eks Terminal Kemiling Meski Sempat Bersengketa

( kata)
Dishub Tetap Aktivitas di Eks Terminal Kemiling Meski Sempat Bersengketa
Kepala Dinas Perhubungan Bandar Lampung Ahmad Husna. Foto: Lampost.Co/Deta Citrawan



Bandar Lampung (Lampost.co) --  Dinas Perhubungan (Dishub) Bandar Lampung tetap menjalankan aktivitas seperti biasa meski sempat ada sengketa sebelumnya dengan pemilik tanah eks Terminal Kemiling.  

Kepala Dishub Kota Bandar Lampung Ahmad Husna mengatakan bahwa dinas telah bertugas sesuai peraturan daerah (perda) yang ada. Tumpukan batu besar yang sebelumnya berada di lokasi terminal juga telah disingkirkan oleh dishub setempat.  

"Setelah terjadi sengketa itu, kami singkirkan batu-batunya, kemudian serahkan ke Pemda kota, karena Dishub kerja sesuai dengan Perda dan perwali dan sampai sekarang tidak ada kegiatan itu lagi," ujarnya di ruang kerja, Jumat 29 Januari 2021. 

Ia meyakinkan kegiatan di terminal Kemiling berjalan sebagaimana mestinya. Sebab Dishub sebagai pihak pelaksana fungsi dari terminal tersebut.  

"Dinas hanya sebagai user melaksanakan tugas dan fungsinya kegiatan di terminal, aktivitas tetap jalan," kata dia. 

Diberitakan sebelumnya, eks terminal Kemiling dengan lahan seluas 5.200 meter persegi kembali bersengketa. Di lokasi terdapat tumpukan batu besar dengan banner bertuliskan "Tanah ini milik Subroto berdasarkan Putusan Pengadilan 25/Pdt.G/2020/PN Tjk."

Kuasa hukum pemilik tanah, David Sihombing, menyebutkan kliennya pemilik sah dari tanah tersebut. “Tanah itu sah punya Subroto. Semua dokumen kepemilikannya lengkap. Justru Pemda yang tidak bisa membuktikan kepemilikan tanah itu,” ujarnya beberapa hari lalu.

Ia mempertanyakan Dishub Bandar Lampung yang menutup salah satu ruas jalan dan mengalihkan arus lalu lintas ke tanah Subroto. David justru mengkhawatirkan paradigma masyarakat yang menganggap pihak Subroto bekerjasama dengan petugas untuk mengambil keuntungan.

“Di pos jaga itu, petugas sering ambil uang dari mobil-mobil yang lewat. Nanti dikiranya bagi dua hasilnya sama Subroto. Itu juga pungutan nggak tahu setornya kemana,” kata dia.   

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar