#lampung#pesawaran#nataru

Dishub Pesawaran Siapkan Pejabat Eselon II-IV Atur Lalin

( kata)
Dishub Pesawaran Siapkan Pejabat Eselon II-IV Atur Lalin
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Pesawaran (Lampost.co) -- Dinas  Perhubungan (Dishub) Pesawaran siap menerjunkan pejabat eselon II, III, dan IV guna mengatur kelancaran arus lalu lintas menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2020 (Nataru). Selain itu, untuk mengurai kemacetan, pihaknya menyiapkan jalur alternatif.

"Kalau petugas di lapangan ada sekitar 31 personel termasuk komandan lapangan. Kami pejabat eselon II, III, dan IV ada sekitar 20 orang yang berada di kantor dan siap turun ke lapangan untuk mengatur kelancaran lalu lintas pada Nataru nanti," ujar Kepala Dishub Pesawaran Afdal Faisal, Senin, 9 Desember 2019.

Dia mengatakan untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi setiap tahun dari Tugu Pengantin sampai ke Tugu Cokelat, pihaknya telah menyiapkan jalan alternatif yang bisa digunakan pengendara. "Kalau yang dari arah Pringsewu, ketika terjadi kemacetan di Tugu Pengantin, pengendara bisa mengambil jalan ke Negerikaton yang tembus ke Branti. Pengendara juga bisa melalui jalan Desa Bagelen yang tembus ke belakang Polsek Gedongtataan," ujarnya.

"Sedangkan untuk pengendara dari Bandar Lampung yang terkena kemacetan Tugu Cokelat mereka bisa mengambil jalan dalam dari Negerisakti tembus ke Sungai Langka, sedangkan untuk masyarakat yang ingin berlibur ke daerah pesisir, mereka bisa mengambil jalan dari Kedondong yang tembus ke Padangcermin," katanya.

Ia menjelaskan menjelang libur Nataru ini, pihaknya akan mendirikan sejumlah posko bersama Polres Pesawaran, yang dapat digunakan beristirahat oleh pengendara yang kelelahan ataupun mengantuk. "Posko itu, satu di Kecamatan Tegineneng, dua di pintu tol Masgar, tiga di pintu tol Batanghari, empat di Tugu Cokelat, lima di Mutun kemudian ada juga di Ringgung," ujarnya.

Dia memperkirakan tingkat kemacetan terjadi di malam misa. Kemudian malam tahun baru tingkat kemacetan terjadi di tempat wisata yang ada di daerah Pesisir Pesawaran.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar