#BurgerKing#Macet#BandarLampung

Dishub dan Kepolisian Bahas Andalalin Burger King

( kata)
Dishub dan Kepolisian Bahas Andalalin Burger King
Dishub dan Polresta Bandar Lampung rapat bersama pihak Burger King, bahas Andalalin, Jumat, 4 Oktober 2019. (Foto: Deta citrawan)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dinas Perhubungan Kota dan  Polresta Bandar Lampung, rapat analisis dampak lalulintas (Andalalin), terkait kemacetan di depan dari resto siap saji Burger King, di Jalan ZA. Pagar Alam, Kedaton.

Rapat diselenggarakan di ruang pertemuan di kantor Dishub setempat, Jumat, 4 September 2019, sekitar pukul 10.00 WIB. Pertemuan itu dipimpin Kepala Dishub Bandar Lampung Ahmad Husna, yang diwakili oleh Kabid Lalin Iskandar.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, hadir pula dalam rapat itu pihak Burger King disertai dengan konsultan pelaksana pembangunan gedung resto makanan siap saji itu.

Mereka memaparkan mulai dari rencana pembangunan gedung, strategi lokasi bisnis, dan analisis dampak yang berkaitan dengan kapasitas kendaraan pada gedung. 

Kehadiran restoran cepat saji baru yakni Burger King mendapat respon antusias warga Bandar Lampung. Namun, sejak dibukanya restoran tersebut, arus lalulintas di depan resto menjadi padat bahkan macet pada jam sibuk.

Hal itu dikarenakan posisi Burgerk King persis di depan u-turn, sehingga menghambat laju kendaraan arah Rajabasa menuju Tanjungkarang. Polresta Bandar Lampung pun telah mengambil tindakan, mengurai kepadatan arus lalulintas.

"Ya ini saya sudah turun untuk cek lapangan," ujar Kasatlantas Polresta Bandar Lampung AKP Reza Khomeini, 2 September 2019.

Langkah jangka pendek yang diambil apaest yakni melakukan rekayasa di u-turn tersebut. Yakni menutup u-turn di depan Wisma Bandar Lampung (DCC). Kemudian menempatkan personil untuk mengatur arus lalulintas di jam padat.

"Saat ini kami rekayasa u turn wisma bandar lampung kami tutup dulu, pengguna jalan dari arah dalam kota diputarkan di u turn KMC (kedaton medical center). Rekayasa ini sementara dulu untuk mengurai kemacetan dan kecelakaan, karena masih banyak pengguna jalan yg potong kompas langsung masuk ke dalam burger king," kata alumnus Akpol 2006 itu.

 

Deta Citrawan



Berita Terkait



Komentar