#lampung#bandarlampung#ujikir

Dishub Bandar Lampung Terapkan Blu-E Awal Tahun

( kata)
Dishub Bandar Lampung Terapkan Blu-E Awal Tahun
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) --  Dinas Perhubungan (Dishub) Bandar Lampung bakal merealisasikan kartu bukti lulus uji elektronik (blu-e), sebagai pengganti buku uji kendaraan (KIR) pada awal 2020 mendatang. Hal itu sesuai instruksi Kementerian Perhubungan (Kemnhub) RI pada Maret 2019 lalu.

Kepala UPT Uji Kir Dishub Bandar Lampung Andy Koenang menjelaskan kartu blu-e bertujuan menghindari pemalsuan dokumen kir yang kerap dilakukan operator kendaraan. Menurut Andy, Kemenhub memilih Dishub Bandar Lampung lantaran balai penguji kendaraan tersebut sudah mendapat akreditasi.

“Permintaan dari kementerian itu insya Allah akan direalisasikan Januari 2020. Mereka memberikan sistem informasi data secara elektronik, nanti hasilnya akan terkoneksi ke kementerian,” katanya, Jumat, 15 November 2019.

Dia menjelaskan blu-e wajib diperuntukan balai atau UPT uji kir yang sudah mendapat akreditas dari Kemenhub. Aplikasi kartu pintar itu seluruh bukti kelulusan akan terkoneksi ke Kemenhub dengan model jaringan data sehingga mempermudah pelaporan dan mempercepat kinerja UPT.

“Jadi kami diberikan aplikasi yang terintegrasi dengan kementerian sehingga setiap harinya uji kir kendaraan jenis apa, berapa jumlahnya, dan apa yang diujikan itu hasilnya juga akan terdeteksi dan datanya hasilnya sah,” ujarnya.

Aplikasi blu-e ini untuk menghindari kecurangan yang kerap terjadi karena disematkan chip yang bisa mendeteksi data kendaraan. Itu juga sebagai bukti serangkaian uji sehingga potensi pemalsuan sangat kecil. 

“Pada saat ini kami dengar kerap terjadi pemalsuan karena buku kir itu simpel bisa ditulis tangan. Dengan adanya bukti uji dengan adanya kartu pintar itu akan mengurangi kecurangan yang dilakukan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Dari 15 kabupaten dan kota di Lampung, kata Andy, hanya dua Balai Uji KIR yang sudah ditetapkan Kemenhub menggunakan aplikasi blu-e, yakni Bandar Lampung dan Lampung Tengah. Ke depannya, peresmian akreditasi juga sedang dilakukan di dua kabupaten lainnya, yaitu Tanggamus dan Pringsewu.

“Di lokasi itu nantinya bisa dijadikan tempat pelaksanaan kegiatan pengujian di luar UPT pengujian kendaraan bermotor. Jadi kabupaten/kota yang belum memiliki balai pengujian bisa menumpang uji di Bandar Lampung dengan catatan membawa surat rekomendasi menumpang uji kir dari UPT di wilayahnya,” katanya.

Muharram Candra Lugina

Berita Terkait

Komentar