#pungli#disdukcapil

Disdukcapil Lamtim Siap Dilaporkan ke Bupati Terkait Pelayanan

( kata)
Disdukcapil Lamtim Siap Dilaporkan ke Bupati Terkait Pelayanan
dok

Sukadana (Lampost.co) -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Timur, tidak memiliki anggaran untuk memberikan hadiah bagi siapa pun yang dapat melaporkan adanya aksi pungli atau percaloan dalam pengurusan dokumen kependudukan.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Disdukcapil Lamtim, Indra Gandi, Selasa, 18 Februari 2020 menjelaskan, dalam proses pengurusan dokumen kependudukan diakui atau tidak memang rawan dengan aksi pungli atau percaloan.

Namun untuk mengantisipasi hal tersebut, Bupati Lamtim Zaiful Bokhari, kata Indra, sudah seringkali mengingatkan bahwa dalam pengurusan dokumen kepndudukan seperti KTP-el, KIA atau KK tidak dipungut biaya alias gratis.

Kemudian jika sampai ada oknum yang berani mengutip biaya dalam proses pembuatan dokumen kependudukan tersebut lanjut Indra, Bupati Lamtim tidak akan pernah memberikan toleransi dan akan menindak tegas siapapun oknum yang terbukti.

“Ini yang selalu jadi pegangan kami melayanai dalam mengurus dokumen kependudukan,” kata Indra.

Menurutnya, Disdukcapil Lamtim tidak bisa memberikan hadiah kepada warga jika seandainya menemukan adanya aksi percaloan atau pungli dalam pengurusan dokumen kependudukan. Sebab Disdukcapil Lamtim tidak memiliki anggaran untuk itu, karena selama ini memang tidak pernah dianggarkan.

Pihaknya memastikan akan bekerja sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Jika ada oknum yang berani bermain atau melanggar, maka segera laporkan oknum tersebut baik kepada bupati atau pihak berwajib.

“Jadi intinya siapapun oknumnya termasuk saya sendiri jika terbukti melanggar aturan dalam melayani masyarakat, kami siap dilaporkan ke Pak Bupati atau hingga pihak berwajib,” tandas Indra. 

 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar