#lampung#ktpel

Disdukcapil Bandar Lampung Datangi Mal Lakukan Perekaman KTP-El  

( kata)
Disdukcapil Bandar Lampung Datangi Mal Lakukan Perekaman KTP-El  
Ilustrasi. (Dok. Lampost.co)

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bandar Lampung mendatangi beberapa mal yang ada di Kota Tapis Berseri. Kegiatan tersebut dalam rangka melakukan jemput bola perekaman KTP-el.

Kepala Disdukcapil Bandar Lampung A Zainuddin menerangkan program jemput bola perekaman KTP-el itu dalam rangka untuk kuota pembuatan KTP bagi masayarakat Bandar Lampung. "Sejak pekan lalu di hari Sabtu dan Minggu, kami sudah turun ke lapangan. Tepatnya di pusat perbelanjaan atau mal, seperti TransMart dan Mall Ramayana Rajabasa," ujar A Zainuddin, beberapa hari lalu.

Pihaknya menjelaskan, pada Sabtu, 26 Oktober 2019, Disdukcapil Bandar Lampung membuka outlet perekaman di TransMart. Sedangkan Minggu, 27 Oktober 2019, outlet perekaman berada di Mall Ramayana Rajabasa atau Robinson, waktu perekaman mulai pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB.

Program itu akan terus dilakukan sampai dengan seluruh masyarakat Kota Bandar Lampung melakukan perekaman. Dengan syarat yang mudah, hanya dengan membawa 1 lembar foto kopi kartu keluarga.

"Masyarakat yang belum sempat melaksanakan perekaman dengan program ini diharapkan semua bisa mengambil kesempatan ini. Khusus untuk perekaman saja, persyaratan bisa membawa foto kopi KK 1 lembar," katanya.

Dia menambahkan sampai dengan saat ini jumlah data warga yang belum melakukan perekaman KTP diketahui kurang lebih 80 ribuan.

"Kalau warga yang belum lakukan perekaman dari data kami sekitar 80 ribuan orang dan persentasi yang melakukan perekaman mencapai 90 persen," kata dia.

Pihaknya mengaku, meskipun ketersediaan blangko saat ini terdapat kendala, Disdukcapil mengharapkan masyarakat Bandar Lampung dapat melakukan perekaman. Untuk sementara bagi yang belum menerima KTP dapat digantikan dengan surat keterangan (suket).

"Warga Bandar Lampung yang belum melakukan perekaman wajib melakukan perekaman. Masalah ketersediaan blangko diharapkan untuk sementara ini bersabar, sebab kami juga sedang mengupayakan hal lain, dan usulan blangko," katanya.

Deta Citrawan



Berita Terkait



Komentar