#ppdb#siswabaru#humaniora

90 Data PPDB Lampung tidak Valid

( kata)
90 Data PPDB Lampung tidak Valid
Ilustrasi.Dok

Bandar Lampung (Lampost.co): Disdikbud Lampung menemukan sebanyak 90 data kependudukan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tidak sah. Sebanyak 66 peserta menyalahgunakan kartu keluarga (KK) dan 24 lainnya memakai surat keterangan domisili tak semestinya.

Kepala Disdikbud Lampung Sulpakar mengatakan, temuan adalah hasil verifikasi faktual pada 19-21 Juni 2020. "Yang invalid ini sudah menerima, karena ada kesalahan ketidaksesuaian dengan fakta dan KK bersangkutan," kata Sulpakar, Senin, 22 Juni 2020.

Selain itu, pihaknya juga menemukan 22 KK luar Kota Bandar Lampung. Terkait hal itu pihaknya menjelaskan hal tersebut tetap diperbolehkan. Hal itu karena terdapat sekolah yang berada diperbatasan wilayah.

"Sepanjang dia masuk dalam zona sekolah tetap diperbolehkan mendaftar dengan mempertimbangkan jarak tempat tinggal," jelas Sulpakar.

Ia menambahkan, tim verifikasi faktual juga menemukan sebanyak 38 KK yang berusia kurang dari 1 tahun. Sedangkan, syarat mengikuti jalur zonasi minimal usia KK 1 tahun sejak 18 Juni 2019. Dalam persoalan itu, Disdikbud memberikan peserta PPDB waktu sanggahan untuk melakukan perbaikan.

"Tidak menutup kemungkinan KK baru diterbitkan karena ada perubahan komposisi dalam keluarga, kita memberikan waktu sanggah untuk menunjukkan KK sebelumnya yang membuktikan telah tinggal lebih dari 1 tahun," ungkapnya.

Diketahui, Disdikbud membentuk 2 tim verifikasi faktual dalam PPDB 2020. Tim pertama melakukan verifikasi dengan melibatkan Disdukcapil. Tim kedua verifikasi faktual dari rumah ke rumah bersama pihak kepolisian dengan berkoordinasi dengan kelurahan dan RT setempat.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar