#Kurikulum#KurikurumDarurat#Pendidikan

Disdikbud Serahkan Penerapan Kurikulum Darurat ke Sekolah

( kata)
Disdikbud Serahkan Penerapan Kurikulum Darurat ke Sekolah
ilustrasi Medcom.id

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Mendikbud memberikan pilihan kurikulum darurat untuk diterapkan selama pandemi covid-19. Hal ini guna meringankan beban capaian kurikulum yang digunakan saat ini.

Terkait kebijakan itu, Kepala Disdikbud Lampung Sulpakar memberikan kewenangan kepada kepala sekolah. Ia mengungkapkan sekolah diberi kebebasan untuk memilih kurikulum yang akan digunakan dalam pembelajaran.

Ia menjelaskan, hal itu dilakukan karena kepala sekolah dianggap lebih memahami kondisi sekolah. Sehingga pertimbangan dalam memilih kurikulum pun akan lebih tepat jika di putaskan oleh masing masing sekolah.

"Kami sudah menyampaikan kebijakan menteri ini kepada sekolah, untuk keputusannya diserahkan kepada kepala sekolah karena lebih paham kondisi di lapangan," ungkapnya, Kamis, 20 Agustus 2020.

Ia menjelaskan, saat ini sekolah menggunakan kurikulum 2013. Jika sekolah berat memenuhi target dalam kurikulum itu, sekolah diperbolehkan menggunakan kurikulum darurat selama pandemik.

Pilihan kurikulum darurat guna mengurangi beban guru dalam melaksanakan kurikulum nasional dan siswa dalam keterkaitannya dengan penentuan kenaikan kelas dan kelulusan. Selain itu, kurikulum itu disiapkan untuk jenjang dasar menengah termasuk pendidikan khusus.

Hal itu dilakukan dengan penyederhanaan kompetensi dasar untuk setiap mata pelajaran. Mata pelajaran berfokus pada kompetensi esensial dan kompetensi prasyarat untuk kelanjutan pembelajaran di tingkat selanjutnya.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar