#gaji#honorer#guru

Disdikbud Pringsewu Belum Terima Juknis Gaji Guru Honorer

( kata)
Disdikbud Pringsewu Belum Terima Juknis Gaji Guru Honorer
dok

Pringsewu (Lampost.co) -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu Heri Iswahyudi, mengaku belum mendapatkan petunjuk teknis (juknis) terkait penggunaan dana bos yang bisa digunakan untuk menggaji guru honorer sebesar 50 persen.

Pernyataan itu di sampaikan Heri Iswahyudi kepada Lampung.co, melalui telpon selulernya, Selasa 11 Februari 2020. Dia menyatakan saat ini pihaknya belum membahas soal penggunaan dana BOS kepada jajarannya. "Karena memang juknisnya belum ada," ungkapnya, Selasa, 11 Februari 2020.

Heri Iswahyudi menambahkan jika memang pemerintah memerintahkan agar 50 persen dana BOS digunakan untuk menggaji guru, tentu akan dilaksanakan tetapi harus mempelajari juknis.

Dia menambahkan di Pringsewu jumlah guru honorer mencapai lebih dari 1000. "Guru honorer ada di setiap sekolah, dan jumlahnya berbeda. Tetapi jika diperkirakan ya mencapai seribuan guru honorer,” ujarnya.

Heri mengakui baru tahu ada perubahan penggunaan dana bos dari media yang langsung di sampaikan oleh Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.  Namun, juknis belum sampai ke dinas.  Kemudian terkait pencairan dana bos, pihaknya juga belum melakukan pengecekan langsung.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar