#BERITAPESAWARAN#KBMTATAPMUKA

Disdikbud Pesawaran Tunda KBM Tatap Muka di Dua Kecamatan

( kata)
Disdikbud Pesawaran Tunda KBM Tatap Muka di Dua Kecamatan
Ilustrasi Medcom.id


Gedongtataan (Lampost.co) -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran, menunda dua kecamatan yang akan menggelar pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.


Kepala Disdikbud Pesawaran, Fauzan Suaidi, mengatakan, sebelumnya Satgas Covid-19 Pesawaran memberikan izin kepada 70 sekolah yang ada di 10 kecamatan untuk menggelar KBM tatap muka.

"Sebelumnya kan hanya 10 yang diberi izin. Namun, kemarin kami menunda untuk dua kecamatan menggelar KBM tatap muka, yaitu Kecamatan Punduh Pedada dan Kecamatan Marga Punduh," ujarnya di ruang kerja, Senin, 5 April 2021.


Fauzan menjelaskan, penundaan tersebut dilakukan karena para kepala sekolah yang ada di sana melayat mantan Koordinator Kecamatan (Korcam) Pendidikan Kecamatan Punduh Pedada yang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19.


"Jadi, saat meninggal itu hasil swabnya belum keluar. Kebetulan beliau mantan Korcam yang memang berkecimpung di dunia pendidikan di dua kecamatan itu. Akhirnya para kepsek yang ada di sana melayat ke rumah duka. Karena mereka belum mengetahui kalau beliau ini meninggal karena Covid-19," katanya.


Fauzan melanjutkan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 kepada para murid, pihak dinas memutuskan untuk melakukan penundaan KBM tatap muka yang sebelumnya dijadwalkan.


Ia menambahkan jumlah sekolah dasar (SD) yang ada di dua kecamatan tersebut yaitu 20 sekolah. Perinciannya, Marga Punduh 8 sekolah dan Punduh Pedada 12 sekolah. Sedangkan untuk SMP ada tujuh sekolah. Perinciannya, Marga Punduh ada empat sekolah, sedangkan Punduh Pedada ada tiga sekolah.


 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar