#kbm#humaniora#beritalamtim#belajardirumah

Disdikbud Lamtim Keluarkan Surat Edaran KBM di Lamtim Dilakukan Daring

( kata)
Disdikbud Lamtim Keluarkan Surat Edaran KBM di Lamtim Dilakukan Daring
Foto: Dok

Sukadana (Lampost.co): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lamtim menegaskan memasuki tahun ajaran baru 2020 kegiatan belajar mengajar (KBM) dan kegiatan lainnya pada semua jenjang pendidikan mulai TK, SD hingga SMP belum boleh dilaksanakan secara tatap muka dan harus dilaksanakan secara daring.

Penegasan tersebut tertuang dalam surat Edaran Kepala Dinas Dikbud Lamtim No. 420/1070/a/03-SK-03/2020 tentang edaran pembelajaran daring yang ditujukan kepada seluruh kepala PAUD/TK, SD, SMP negeri/swasta, PKBM, pengawas pembina SD dan SMP serta Korwil pendidikan dan kebudayaan kecamatan se-Kabuaten Lamtim.

Kepala Dinas Dikbud Lamtim, Sudarman, didamping Sekretaris Dinas Dikbud Lamtim, Marsan, menjelaskan sambil menunggu petunjuk dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19,  memasuki tahun ajaran baru 13 Juli mendatang, direncanakan KBM atau kegiatan lainnya khususnya di jenjang SMP mulai dilaksanakan secara tatap muka dengan standar operasional prosedure (SOP) khusus yang sudah disiapkan.

Namun, menyusul berubahnya status zona Kabupaten Lamtim dari hijau menjadi kuning, maka rencara KBM dan kegiatan lainnya secara tatap muka dengan SOP khusus pada jenjang SMP itu diurungkan.

“Karena diurungkan, maka seluruh KBM dan kegiatan lainnya di seluruh tingkat satuan pendidikan tidak boleh dilaksanakan secara tatap muka dan harus dilaksanakan secara daring,” tegas Sudarman, Minggu, 12 Juli 2020.

Sudarman mengatakan untuk peserta didik baru juga harus menggunakan metode daring ataupun penugasan oleh pendidik dengan menyusun instrumen terkait materi masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dan peserta didik baru tetap berada di rumah.

“Saya sudah minta kepada seluruh Korwil, K3S, dan MKKS agar dapat memonitor dan melakukan pengawasan di lapangan. Jika ada satuan pendidikan yang tidak mengindahkan hal itu agar segera melaporkannya ke Dinas Pendidikan Kabupaten Lamtim,” tambah Sudarman.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar