#budaya#cagarbudaya

Disdikbud Lamteng Tetapkan 36 Benda Cagar Budaya

( kata)
Disdikbud Lamteng Tetapkan 36 Benda Cagar Budaya
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah, Syarif Kusen. Lampost.co


Gunungsugih (Lampost) -- Sebanyak 36 benda ditetapkan sebagai cagar budaya di Lampung Tengah. Penetapan tersebut berdasarkan surat keputusan (SK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah.

36 benda cagar budaya tersebut di antaranya mulai dari makam keramat Minak Trio Diso yang merupakan penyebar agama islam dari Banten yang kerap didatangi peziarah dari Banten.

"Ada 36 benda cagar budaya yang sudah kami SK-kan, beberapa di antaranya, Makam atau keramat minak Trio Diso, lalu makam minak Siyab Ayub Ratu Didohho adalah putera dari Tuan Baitullah bin Tuan Sayyaid Adpi bin Subing yang merupakan pendiri Bandar Pak Bandar Terbanggi Buay Subing. Makamnya terletak di Kecamatan Bandarmataram," kata Kadisdikbud Lamteng, Syarif Kusen, Rabu, 23 Maret 2022.

Selanjutnya, ada makam dan tempat pertapaan Minak Ngadiko Pulun Bin Minak Brajonoto di Kecamatan Bandar Surabaya, merupakan penyebar agama islam pada abad 13 masehi dan pendiri Kampung Surabaya. Berdasarkan penuturan sejarah, beliau bersama ibu dan kedua saudaranya menggunakan rakit dan berlabuh di tepi sungai way seputih, lalu beliau menaiki tepi sungai dan mencari tempat bermukim dan membuat perkampungan.

"Ada benda-benda bersejarah peninggalan Minak Ngediko Pulun bin Minak Brajonoto, yakni Meriam Tuha, batu untuk mengasah senjata, batu untuk membuat jamu, bokor, dan mangkuk. Benda-benda ini diperkirakan berusia 100 tahun," terangnya.

Selain itu, masih ada Tugu Pepadun, Tugu Kopiah Mas, Nuwo Balak dan Sesat Agung, rumah Panggung, makam Minak Pati Agung yang ada di Kecamatan Seputihsurabaya dan makan Sutan Perbo Sakti, makam puteri Mak Tegegok dan makam Puyang Keramat Agung, serta makam Minak Siwo Ruang.

"Kami juga sudah susun benda cagar budaya Lampung Tengah ini dalam bentuk buku profil sebagai bahan pustaka pelestarian benda cagar budaya, dengan tujuan pendidikan nasional yakni mencerdaskan kehidupan bangsa," ungkapnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar