#humaniora#kebudayaan#boring#lampura#beriralampung

Disdikbud Lampura Data 250 Boring Marga Abung dan Sungkai

( kata)
Disdikbud Lampura Data 250 Boring Marga Abung dan Sungkai
Boring Manuskrip Warisan Budaya Lampura. (Foto:dok.Lampost.co)

KOTABUMI (Lampost.co)--Sepanjang 2018, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kabupaten Lampung Utara  telah menginventaris 250 boring (kumpulan kebudayaan yang ada dalam satu daerah) untuk literasi kebudayaan dua marga, yakni; Abung dan Sungkai.

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kabupaten Lampung Utara, Nani Rahayu, di ruang kerjanya, 
Rabu (13/2/2019), mengatakan sepanjang 2018, pihaknya telah menginventaris 250 boring dari literasi kebudayaan dari marga Abung dan marga Sungkai yang dihimpun dalam Boring atau kumpulan kebudayaan yang ada dalam satu daerah. 
Inventaris tersebut, merupakan amanah dari UU No. 5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan. Sebanyak 250 boring yang di himpun itu, terbagi dalam sebelas kualifikasi, yakni; Boring manuskrip, tradisi lisan, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, tehnologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, olahraga tradisional dan cagar budaya. 

"Walaupun sudah tercatat di 2018,  sejumlah 250 boring yang terbagi dalam sebelas  kualifikasi  milik marga Abung dan marga Sungkai. Pihaknya masih akan berupaya terus melakukan inventaris dengan mendokumentasi kebudayaan dan peninggalan masyarakat adat yang tersisa di 2019 dari komunitas-komunitas tradisional. Walaupun terkendala keterbatasan informasi narasumber baik berbentuk tulisan yang diwariskan maupun bahasa lisan dari orang yang dituakan sebab banyak dari mereka (orang yang dituakan-red) telah beralih generasi dan itu menjadi masalah klasik pendataan yang dilakukan pihaknya" ujarnya.

Yudhi Hardianto

Berita Terkait

<<<<<<< .mine <<<<<<< .mine
loading...
||||||| .r621 ||||||| .r626 ======= >>>>>>> .r627
<<<<<<< .mine
loading...
=======
>>>>>>> .r624
||||||| .r626 ======= >>>>>>> .r627

Komentar