#beritalampung#bandarlampung#gengmotor

Disdikbud Lampung Siapkan Sanksi Bagi Pelajar Terlibat Geng Motor

( kata)
Disdikbud Lampung Siapkan Sanksi Bagi Pelajar Terlibat Geng Motor
Remaja terindikasi anggota geng motor saat diamankan anggota Polresta Bandar Lampung beberapa waktu lalu. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung menyiapkan sanksi tegas bagi pelajar yang terlibat geng motor. Hal ini buntut dari ratusan pelajar yang terjaring razia dan melakukan perusakan.

Sekretaris Disdikbud Lampung Tomi Efra Hendarta mengatakan pembuatan sanksi akan melibat pihak-pihak pemerhati perlindungan dan hak anak. Tujuannya, agar sanksi yang dibuat nanti tidak menghilangkan hak anak-anak.

Ia menjelaskan meski tetap mengedepankan hak-hak anak, namun sanksi yang dibuat nantinya bisa memberikan efek jera. Terlebih hal tersebut sudah menjadi atensi kepolisian dan Pemerintah Provinsi Lampung.

"Kami mau sanksi ini tegas dan memberikan efek jera, tapi tidak menghilangkan hak-hak anak," kata dia saat dihubungi, Kamis, 15 September 2022.

Ia mengatakan untuk mengantisipasi kenakalan remaja pihaknya telah mengeluarkan surat edaran ke sekolah hingga wali murid. Bahkan, sekolah melalui wali kelas melakukan pemantauan dan mengingat orang tua melalui WhatsApp.

Tomi menambah sekolah tidak bisa memantau murid setiap waktu. Perlu ketegasan orang tua untuk memastikan anak tidak terlibat kenakalan remaja terlebih kegiatan geng motor.

"Kalau sekolah sudah tidak kurang lagi, sampai setiap malam pasti mengingatkan di grup wali murid," ujarnya.

Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam mengubah perilaku anak. Orang tua lebih memiliki kedekatan emosional dengan anak ketimbang dengan sekolah.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar