#bandarlampung#lampung#Tumbler

Disdikbud Canangkan Penggunaan Tumbler di Lingkungan Sekolah

( kata)
Disdikbud Canangkan Penggunaan Tumbler di Lingkungan Sekolah
Pencanangan eco-office di Kantor Disdikbud Lampung bersama kepala dinas Sulpakar dan seluruh jajaran, Rabu 2 Oktober 2019. Lampost.co/Umar Robani


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dinas Pendidikan, dan Kebudayaan Lampung mencanangkan penggunaan tumbler di lingkungan pendidikan. Hal itu dalam rangka penggalakan peduli lingkungan.

Kadisdikbud Lampung Sulpakar mengungkapkan, Indonesia khususnya Lampung telah dinyatakan terbebani oleh sampah plastik. Sedangkan sampah plastik sangat sulit terurai, hal itu mengakibatkan kerusakan lingkungan.

"Tentunya ini adalah masalah bagi kita semua, masalah bagi lingkungan hidup, dan kehidupan kita," kata dia di halaman Kantor Disdikbud dalam apel pencanangan eco office, Rabu 2 Oktober 2019.

Ia menambahkan, rencana tersebut akan ditindaklanjuti sampai pada sekolah-sekolah. Hal itu agar bisa diterapkan oleh para peserta didik. 

"Agar semua lingkungan di Provinsi Lampung mengurangi sampah plastik dengan menggunakan tumbler atau kemasan lain yang bisa diisi ulang," kata dia, Rabu pagi.

Pencangan tersebut merupakan tindaklanjut dari surat edaran Gubernur Lampung nomor 660.1/2092.a/V.10/2019. Surat edaran tersebut terkait pengurangan sampah plastik.

Untuk merealisasikan program tersebut Disdikbud Lampung sudah mengawali aksi bebas sampah plastik. Hal itu dilakukan dengan tidak menggunakan minuman kemasan sekali pakai di Lingkungan Disdikbud Lampung.

Umar Robani







Berita Terkait



Komentar