#komitesekolah#sumbangan#humaniora

Disdik Panggil Kepala SMPN 1 Kalianda soal Sumbangan Komputer

( kata)
Disdik Panggil Kepala SMPN 1 Kalianda soal Sumbangan Komputer
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Kalianda (Lampost.co) -- Dinas Pendidikan Lampung Selatan memanggil kepala SMPN 1 Kalianda terkait sumbangan komputer yang dibebankan kepada seluruh siswa di sekolah setempat. Dinas menekankan agar sekolah atau komite tidak mewajibkan nilai sumbangan tersebut.

Hal ini dikatakan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Lamsela Burhanuddin, Rabu, 4 Desember 2019, ketika ditemui di Desa Tamanagung, Kecamatan Kalianda dalam kegiatan lomba desa. "Itu kan bentuknya sumbangan, ada yang nyumbang lebih dari itu dan  ada juga yang tidak ditarik sumbangannya," ujarnya.

Dia menjelaskan memang ada aturan yang mengatur soal komite tersebut. Terkait sumbangan atau permintaan bantuan tersebut memang ranahnya komite.

"Ya, soal ada kebutuhan, sekolah minta difasilitasi komite. Nah, komite yang menjembatani hal itu. Kalau menurut saya, itu tidak salah karena ada yang memberikan lebih, ada juga yang tidak bayar," katanya.

Menanggapi soal usulan SMPN 1 Kalianda ke dinas soal bantuan komputer, Burhanuddin menegaskan program yang dikaver oleh dinas tidak hanya SMPN 1 Kalianda saja tapi seluruhnya guna pemerataan sektor pendidikan.

"Insya Allah tahun 2020 kami upayakan terkaver semua. Tapi untuk langkah antisipasi, coba gunakan langkah seperti sebelum-sebelumnya," katanya.

Sementara itu, Wakil Komite SMPN 1 Kalianda Zulkifli, mengaku sumbangan untuk pembelian komputer sudah berdasarkan hasil musyawarah antara komite dan wali murid. Dia pun meminta kepada Lampost.co memberi tahu siapa wali murid yang anaknya sekolah di SMPN 1 Kalianda.

"Jadi tolong kasih tahu dengan  kami siapa wali muridnya yang tidak setuju," katanya ketika menghubungi Lampost.co, Rabu, 4 Desember 2019.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar