#minatbaca#beritapesawaran#beritalampung#humaniora

Diresmikan, Tawasabin Tumbuhkan Minat Baca Sekaligus Berekreasi

( kata)
Diresmikan, Tawasabin Tumbuhkan Minat Baca Sekaligus Berekreasi
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama Duta Baca Pesawaran meresmikan Tawasabin yang berada di Desa Kutoarjo, Gedongtataan. Lampost.co/Putra Pancasila


Pesawaran (Lampost.co): Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meresmikan Taman Baca dan Wisata Sawah (Tawasabin) yang berada di Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedongtataan.

Dendi mengharapkan dengan adanya Tawasabin ini dapat mengembalikan minat baca masyarakat yang saat ini sudah menghilang akibat pengaruh negatif perkembangan teknologi yang pesat.

"Budaya membaca yang dimiliki masyarakat saat ini telah tergantikan oleh teknologi digital. Minat baca kita dinilai rendah jika dibandingkan dengan penggunaan media sosial seperti Facebook, WA, Instagram dan lain-lain," jelasnya, Kamis, 26 Desember 2019.

Menurutnya dengan kemajuan teknologi digital yang berkembang pesat, mengubah manusia dalam menerima informasi dan pengetahuan. "Jika dulu kita menerima pengetahuan dan informasi dari buku, namun saat ini kita lebih banyak menerimanya dari sosial yang terkadang pengetahuan atau informasi belum tentu benar atau bahkan hoaks," kata dia.

Dirinya meminta kepada pengelola Tawasabin agar mementingkan kenyamanan anak saat berkunjung, karena menurutnya anak cepat merasa bosan kalau tempat yang dikunjungi tidak nyaman.

"Pisahkan antara tempat orang dewasa dan anak-anak. Kalau bisa isi buku-buku yang memberikan pelajaran tentang akhlak maupun pengetahuan umum, agar anak memiliki banyak pilihan saat membaca," harapnya.

Sementara itu, Duta Baca Kabupaten Pesawaran, Nanda Indira Dendi, mengatakan dengan adanya Taman Bacaan Desa Kutoarjo ini diharapkan dapat membantu fungsi Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Pesawaran yaitu sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, sekaligus rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan kebudayaan bangsa.

"Tujuan utamanya menarik minat baca masyarakat desa, karena desa adalah ujung tombak pembangunan," kata dia. 

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar