#g20-hmm#kesehatan#sekjenwho

Direktur Jenderal WHO Thedros Hadiri Pertemuan Health Ministers Meeting G20

( kata)
Direktur Jenderal WHO Thedros Hadiri Pertemuan Health Ministers Meeting G20
Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha menerima Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), Thedros Adanom Ghebreyesus, di Yogyakarta. (Foto:Dok.Kemenkes)


Yogyakarta (Lampost.co)--Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), Thedros Adanom Ghebreyesus, telah tiba di Yogyakarta, Minggu, 19 Juni 2022 untuk menghadiri pertemuan pertama Menteri Kesehatan G20 (The 1st G20 Health Ministers Meeting).

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha yang menerima Thedord mengucapkan terima kasih atas kedatangan orang nomor satu di WHO tersebut.

Menurutnya, kedatangan Thedros pada helatan 1st G20 HMM menaruh harapan besar untuk mendukung pemulihan sistem kesehatan global yang lebih kuat dan tangguh pasca pandemi COVID-19.

“Dukungan dari WHO sangat luar bisa. Dengan beliau datang, harapan kami untuk Presidensi G20 bidang kesehatan bisa tercapai termasuk output dan outcomenya,” kata Sekjen.

Sekjen Kunta mengungkapkan Thedros dijadwalkan hadir pada pembukaan HMM pukul 09.00 WIB pada 21 Juni 2022. Lalu dilanjutkan dengan diskusi untuk membahas lebih intens 3 agenda prioritas Presidensi G20 Indonesia.

Diskusi turut melibatkan negara undangan khusus serta organisasi undangan khusus seperti CEO CEPI, Sekjen OECD, perwakilan World Bank, perwakilan GAVI, dan Direktur Eksekutif Global Fund dan GISAID.

Pertemuan akan dipimpin langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

“Sebagai pimpinan Presidensi G20 bidang kesehatan, kita akan membahas 3 isu prioritas yakni resiliensi sistem kesehatan global, harmonisasi protokol kesehatan, pendanaan penanganan pandemi, dan sharing jejaring lab untuk genome sequensing,” ungkap Sekjen Kunta.

Melalui pertemuan HMM, Sekjen ingin tiga gagasan Indonesia memperkuat arsitektur kesehatan global yang tangguh kuat dapat mendapatkan hasil yang baik untuk selanjutnya dibawa ke tingkat pertemuan yang lebih tinggi.

“Harapan kita, outcome dari presidensi G20 Indonesia terutama Kelompok Kerja Bidang Kesehatan bisa tercapai” pungkasnya.


Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar