#polda#zonaintegritas#beritalampung

Direktorat Lalu Lintas Canangkan WBK dan WBBM

( kata)
Direktorat Lalu Lintas Canangkan WBK dan WBBM
Pencanangan WBK dan WBBM di Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung, Rabu (24/4/2019).(Foto:Lampost/Asrul SM)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung bertekad menekan adanya pungli dan KKN  di instansi mereka dengan membangun zona integritas dan penandatanganan fakta integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Pencanangan dan penandatanganan tersebut dilaksanakan di aula Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung, pada Rabu (25/4/2019). Acara dihadiri Wakapolda Lampung Brigjen Teddy Minahasa, Aswas Kejati Lampung Sri Sunartini, Wakil Kepala pengadilan tinggi Ridwan Mansyur, Kepala PT Jasaraharja Suratno.

Dirlantas Polda Lampung Kombespol Kemas, Ahmad Yamin, mengatakan pencanangan WBK dan WBBM harus dijalankan berdasarkan kebijakan pemerintah melalui Perpres Nomor 8 Tahun 2010 tentang reformasi birokrasi. Hal tersebut menargetkan tercapainya tiga sasaran, peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintah  yang bersih dan bebas KKN, dan peningkatan kualitas pelayanan.

"Pelayanan publik di lalu lintas, khususnya Samsat, kita canangkan bebas dari Korupsi atau sejenisnya sebenarnya hal itu sudah dilaksanakan, kita sudah melakukan pengawasan dan diawasi, serta minta pendapat, dari masyarakat tingkat kepuasan," ujarnya, Rabu (24/4/2019).

Tujuan secara spesifik mencanangkan WBK dan WBBM ini yakni, mengubah sistematis dan konsisten kinerja, pola pikir serta budaya yang dibangun menjadi lebih baik dengan sasaran pembangunan zona integritas, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang bersifat konkrit.

"Guna Pengawasan menyeluruh, dari internal, dan disaksikan stakeholder terkait, sama-sama mengawasi Samsat ada tiga unsur, Dispenda, Jasaraharja, dan Polda, kami saling mengawasi. Pengawasan eksternal juga dari inspektorat Karorena Polda Lampung, dan pihak eksternal lainnya," katanya. 

Asrul Septian Malik







Berita Terkait



Komentar