#wisatalampung#liburan#beritalampung

Diperlukan Sinergisitas Pembenahan Wisata

( kata)
Diperlukan Sinergisitas Pembenahan Wisata
Ilustrasi. Foto: Google Images

Bandar Lampung (Lampost.co): Wisatawan dari luar provinsi tahun ini membludak memenuhi tempat wisata yang ada di Provinsi Lampung. Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 juga jadi bukti bahwa keberadaan jalan tol berdampak positif untuk perkembangan wisata di Lampung. Kendati demikian, seluruh stakeholder yang memiliki peranan penuh pada perkembangan wisata harus terus bersinergi melakukan pembenahan.

Pengamat Ekonomi Universitas Lampung (Unila) Asrian Hendi Caya mengatakan meskipun wisata di Lampung sudah cukup dikenal luas. Namun masih ada yang perlu disiapkan lagi agar potensi wisata dapat tergarap maksimal.

Ia mengatakan bahwa jalan tol sejatinya dapat meningkatkan aksesibilitas jalur darat terutama dari arah Jabodetabek. 

"Dampak yang paling nyata adalah mobilitas orang meningkat. Apalagi Jabodetabek adalah daerah kota yang padat dan sibuk sehingga kegiatan rekreasi menjadi penting dan pilihan yang tepat di hari libur adalah wilayah Lampung," kata dia, Rabu, 25 Desember 2019.

Ia mencontohkan bahwa selama ini warga Jabodetabek lebih cenderung berkunjung ke puncak Bogor, namun akibat langganan macet dan pengunjung jadi tumpah ruah, sehingga wisatawan cenderung tidak nyaman.

"Namun sekarang karena ada tol Sumatra, Provinsi Lampung menjadi alternatif liburan masyarakat Jabodetabek dan Sumsel. Apalagi Lampung itu wisatanya lebih lengkap, ada gunung, laut, kuliner, budaya seperti kerajinan seni dan masih banyak lagi," katanya.

Kendati demikian, belajar dari pengalaman daerah lain, pemangku kepentingan pariwisata Lampung harus terus berbenah dengan menjaga kunjungan wisatawan dengan kenyamanan yang harus dijaga.

"Saya berikan contoh kecil ya, seperti tempat parkir dan mandi, cuci, kakus (MCK) harus bersih dan mencukupi. Transportasi laut seperti kapal harus ditata agar menjamin keselamatan dan berikan juga tarif yang terstandar," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa jalan menuju destinasi wisata harus diperbaiki kondisinya guna memberikan kenyamanan bagi pengendara.

"Alangkah baiknya jika jalan menuju tempat-tempat wisata itu diperlebar, sehingga tidak menimbulkan macet. Kalau dari faktor jalan saja sudah kita benahi, pasti para wisatawan meninggalkan kesan yang positif dan terus ingin berkunjung ke Provinsi Lampung," katanya.

Untuk menarik minat wisatawan juga, para pelaku usaha harus membuat paket-paket wisata. Pelaku usaha harus saling bersinergi. Dengan meningkatkan informasi mengenai objek wisata dengan media sosial guna memudahkan para wisatawan mencari informasi atau referensi.

"Souvenir dan kuliner juga terus digalakkan sebagai peramai dan pendukung pariwisata. Tak kalah penting adalah kegitan seni budaya dibina dan diperbanyak pentasnya. Karena itu juga menjadi salah satu pilihan," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar