#blt#pkh#bantuansosial#beritamesuji

Dinsos Mesuji Klaim Persoalan Tak Tepatnya Bansos Tunai Ada di Kemensos

( kata)
Dinsos Mesuji Klaim Persoalan Tak Tepatnya Bansos Tunai Ada di Kemensos
Ilustrasi. Foto: Google Images

Mesuji (Lampost.co): Dinas Sosial Mesuji tidak bisa berbuat apa apa atas banyaknya kasus tidak tepatnya penerima bantuan tunai dampak Covid-19 dari Kementrian Sosial (Kemensos) senilai Rp600 ribu di Mesuji.

Kepala Dinas Sosial Mesuji Gunarso mengatakan data penerima bantuan menjadi hak Kemensos. Dinas Sosial sendiri hanya bertugas menyampaikan usulan dari pemerintah desa yang kemudian diteruskan ke Kemensos.

"Persoalannya ada di Kementrian. Sistem tidak bisa dihapus, bulan berikutnya tetap nama itu yang akan menerima bantuan. Karena bantuan itu berlaku untuk bulan April, Mei Juni," jelas Gunarso.

Gunarso menambahkan jika usulan nama penerima yang diajukan desa mungkin masih belum keluar. 

"Mungkin usulan itu belum keluar, kita tidak bisa jawab. Namun, ada satu solusi. Penerima bantuan bisa dirubah oleh pemerintah desa selagi ada kesepakatan antara semua pihak," lanjut Gunarso. 

Bantuan tunai dampak covid-19 dari Kemensos di Mesuji, diperuntukkan kepada .9622 keluarga penerima manfaat (KPM) senilai Rp.600 ribu per bulan. 

Disisi lain, masyarakat banyak mengeluh jika penerima bantuan banyak dari kalangan mampu. 

"Bisa jadi pemerintah pakai data lama karena mereka yang menerima ada yang dulunya miskin, sekarang kaya. Kami berharap pemerintah bisa serius menyalurkan bantuan ini agar kami yang kurang mampu ini benar-benar tersentuh," jelas Solihin.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar