#jambret

Dinsos Kota Bandar Lampung Disebut Akan Bantu Biaya Operasi Korban Penusukan Jambret

( kata)
Dinsos Kota Bandar Lampung Disebut Akan Bantu Biaya Operasi Korban Penusukan Jambret
Ruang perawatan korban MA di RSUDAM. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co) -- MA (13), korban penusukan jambret, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM). Korban telah selesai menjalani operasi yang kedua kali.


Menurut keterangan bibi korban, Muslimawati, Dinas Sosial Bandar Lampung telah memberi sinyal akan membantu biaya perobatan dan operasi keponakannya tersebut.

"Kami sudah urus persyaratan administrasi, diarahin pihak rumah sakit ke Dinas Sosial," katanya saat ditemui di RSUDAM, Senin, 30 Mei 2022.

Ia menjelaskan, saat ini masih mengurus persyaratan administrasi yang dibutuhkan Dinas Sosial. Salahsatunya surat keterangan tidak mampu dari kelurahan.

"Tidak hanya surat laporan polisi, KTP, KK, tapi butuh surat keterangan tidak mampu dari kelurahan. Ini sedang saya urus ke kecamatan dan Kelurahan Kotasepang, semoga ada jalan keluar," katanya.

Menurutnya, sebelum dioperasi korban sempat menyebutkan ciri-ciri pelaku yakni berbadan kurus tinggi dan berkaos biru dongker saat menikamnya pada Jumat, 27 Mei 2022.

"Sempat sadar sebentar, dia ngomong kalau yang nusuk dia itu orangnya kurus tinggi, berkaos biru dongker, dan celana pendek warna putih," katanya.

Menurutnya, ayah korban, Sutrino, bekerja sebagai ojek online. Sementara ibu korban, Badriah, bekerja sebagai cleaning service.

Winarko








Berita Terkait



Komentar