#dbd#tulangbawang

Dinkes Tuba Catat 34 Kasus DBD di RSUD Menggala

( kata)
Dinkes Tuba Catat 34 Kasus DBD di RSUD Menggala
IlustrasiDBD (Foto: Istimewa)


Menggala (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang mencatat terdapat 34 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Menggala(RSUDM) sepanjang tahun ini.

"Sudah ada 34 warga yang dirawat di RSUDM sejak 1 sampai hari ini, terkena DBD," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang, Fhatoni, di ruang kerja, Senin, 24 Januari 2022.

Dia belum bisa memastikan apakah wilayahnya masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) atau tidak meski terdapat peningkatan kasus DBD selama tiga pekan terakhir. Ia mengaku, pihaknya kini masih menunggu arahan Dinas Kesehatan Provinsi untuk menyikapi peningkatan tren DBD. 

"Ini yang kami diskusikan dengan Dinkes Provinsi. Hari ini kami koordinasikan dengan Dinkes Provinsi sembari menunggu arahannya. Kami belum berani bersikap sebelum ada arahan dari provinsi," ujar dia. 

Baca juga: Dinkes Tuba Catat 54 Kasus DBD Sepanjang 2021

Fhatoni mengimbau masyarakat untuk waspada dengan menjaga kebersihan lingkungan dan mengintensifkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara 3 M yakni menguras penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas serta menggerakkan satu rumah satu jumantik atau pemantau jentik nyamuk. 

"Kami sudah sikapi, tadi rakor bersama dengan pihak terkait untuk mengerahkan semua kekuatan yang ada mulai tingkat kampung. Mulai besok gotong royong pemberantasan sarang nyamuk," katanya.

Di sisi lain, Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Menggala, dr Ellys Meritusi, mengatakan tercatat empat anak meninggal dunia akibat DBD, dari 29 pasien yang mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat. 

"Pasien total DBD Januari 29 orang. Meninggal empat dan yang masih dirawat delapan orang," ujar Ellys. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar