#Imunisasi#MR#Vaksin#LampungSelatan#MUI#Fatwa

Dinkes Lamsel Terus Tingkatkan Cakupan Imunisasi MR

( kata)
Dinkes Lamsel Terus Tingkatkan Cakupan Imunisasi MR
ILustrasi poster imunisasi MR. (Lampost/Juwantoro)

KALIANDA (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan Lampung Selatan menyatakan rendahnya cakupan imunisasi campak dan rubella atau Measles dan Rubella (MR) di Lamsel disebabkan masih banyaknya penolakan oleh sejumlah sekolah agama dan masyarakat.

"Kendati demikian, kami akan terus berupaya agar cakupan MR bisa meningkat. Apalagi, Lampung Selatan nomor dua paling rendah cakupan MR-nya dari Bandar Lampung," ujar Kepala Dinkes Lamsel Jimmy Baggas Hutapea, Kamis (11/10/2018), ketika dihubungi melalui ponselnya.

Menurut Jimmy, upaya yang dilakukan Dinkes Lampung Selatan yakni menginformasikan kepada masyarakat terutama kepada orang tua yang anaknya belum mendapatkan imunisaai MR untuk dapat mendatangi puskesmas dan posyandu.

"Puskesmas dan posyandu akan melayani masyarakat yang akan melakukan imunisasi vaksin MR,"katanya.

Selain itu, jelas Jimmy, pihak Dinkes Lampung Selatan mengintruksikan kepada pihak puskesmas untuk mendatangi sekolah - sekolah yang masih banyak muridnya belum mendapatkan imunisasi MR.

"Pada intinya, kami akan terus berusaha dan berupaya agar cakupan imunisasi MR di Lampung Selatan bisa mencapai target 100 persen. Apalagi, masih ada waktu hingga akhir Oktober 2018 ini,"jelasnya.

Sebelumnya, diberitakan Lampost.co, Dinkes Lamsel enyatakan imunisasi campak dan rubella atau Measles dan Rubela (MR) di Kabupaten Lamsel telah mencapai 68,5 persen dari target 100 persen. "Iya, sebanyak 187.247 anak di Kabipaten Lampung Selatan yang telah di imunisasi MR," kata Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinkes Lamsel Kristi Endarwati saat dihubungi, Senin (1/10/2018).

Disinggung mengenai apa yang dilakukan Dinkes Lampung Selatan agar cakupan pemberian imunisasi MR tidak rendah, Kristi Endarwati mengatakan Tim Puskesmas siap mrmberikan pelayanan imunisasi MR baik di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) maupun di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

"Bagi anak yang belum imunisasi MR bisa mendatangi  ke puskesmas dan posyandu di wilayahnya masing-masing,"katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, pemberian imunisasi MR akan diperpanjang hingga akhir Oktober 2018. Sebab, hingga kini pemberian imunisasi belum mencapai angka 95 persen pada September 2018 ini.

 

 

 

Juwantoro



Berita Terkait



Komentar