#dinkes#lamsel

Dinkes Lamsel Bantah Terbanyak Kasus DBD

( kata)
Dinkes Lamsel Bantah Terbanyak Kasus DBD
dok Lampost.co

Kalianda (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan Lampung Selatan membantah menjadi wilayah terbanyak kasus Demam Berdarah Degue (DBD). Berdasarkan data dinkes setempat, selama tahun 2020 kasus DBD tercatat mencapai 408 kasus.

"Selama 2020, angka kasus DBD di Lampung Selatan mencapai 202 kasus,"ujar Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinkes Lamsel Kristi Endarwati saat dihubungi, Rabu, 10 Maret 2020.

Berita Terkait: Kasus DBD di Lampung Meningkat Selama 2020

Menurut Kristi, dari angka 202 kasus itu, rincianya hingga Selasa, 10 Maret 2020 data sementara ada 37 kasus, Januari 2020 sebanyak 86 kasus, dan Februari 2020 sebanyak 79 kasus.

"Untuk penanganan penyakit DBD, Tim Dinkes Lamsel dan puskesmas mengimbau masyakarakat untuk melaksanakan 3M yakni menguras bak mandi, menutup bak air dan menimbun barang - barang bekas. Selain itu, kami juga wajib sosialisasi pencegahan covid-19,"katanya.

Baca Juga: Lampung Selatan Terbanyak Kasus DBD

Disinggung mengenai apa yang menjadi kendala, Kristi, menjelaskan untuk kendala sudah dapat dipastikan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) kurang maksimal.

"Ya, intinya PSN harus maksimal. Sementara, kalau untuk mesin fogging, logistik larvadida dan insektisida cukup. Sepanjang  dilakukan sesuai protap,"jelasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar