#vaksinasi#nakes

Dinkes Lampung Selatan Akui Efek Demam pada Vaksin Moderna

( kata)
Dinkes Lampung Selatan Akui Efek Demam pada Vaksin Moderna
Vaksin covid-19 buatan Moderna. AFP


Kalianda (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Selatan (Lamsel) menyebut vaksin covid-19 merek Moderna bisa mengakibatkan demam.

"Moderna merupakan vaksin yang bagus. Tetapi, efek sampingnya memang bisa menimbulkan demam selama tiga hari," ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Dinkes Lamsel, Kristi Endarwati, Minggu, 22  Agustus 2021.

Baca: Vaksin Dosis Ketiga Perkuat Perlindungan Nakes

 

Menurut Kristi, vaksin covid-19 Moderna sudah tidak lagi dikhususkan untuk vaksinasi tenaga kesehatan (Nakes). Akan tetapi juga mulai akan digunakan untuk masyarakat umum. 

"Masyarakat umum kini boleh diberikan vaksin covid-19 Moderna. Namun hanya untuk warga yang sama sekali belum menerima vaksin Sinovac maupun AstraZaneca," katanya. 

Sebelumnya diberitakan, sejumlah nakes yang bekerja di UPTD Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas dan Bumidaya mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) setelah menerima suntikan vaksin Moderna.

Dokter Umum Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas, Herman mengaku merasakan KIPI ringan seperti demam dan pembengkakan pada tangan bekas suntikan sehari setelah mengikuti vaksinasi.

"Kami divaksin dua hari yang lalu. Awalnya biasa saja. Tetapi, pada malam harinya badan saya mulai demam. Tangan bengkak sedikit dan terasa ngilu," kata Herman.

Meski demikian, kata Herman, KIPI yang dialaminya tidak begitu parah dan dapat diatasi dengan meminum obat pereda demam, seperti paracetamol.

"Ringan. Tapi, memang beda dengan vaksin pertama dan kedua," kata dia. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar