Pilkadaapddinkes

Dinkes Kumpulkan Limbah APD Pilkada 

( kata)
Dinkes Kumpulkan Limbah APD Pilkada 
Kepala Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Rocky Sihombing, siap kumpulkan limbah APD di TPS usai pencoblosan. Lampost /Perdhana


KALIANDA (Lampost.co) -- Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo, Lampung Selatan, siap menampung limbah logistik Alat Perlengkapan Diri (APD) usai pencoblosan dalam pilkada serentak 9 Desember 2020.

Kepala Puskesmas Sidomulyo, Rocky Sihombing menjelaskan limbah logistik, seperti sarung tangan yang digunakan di TPS nanti dikumpulkan.

Hal itu untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.
"Intruksi Dinas Kesehatan Kabupaten, limbah dikumpulkan, nantinya di bawa ke Dinkes," kata dia, Selasa 8 Desember 2020.

Dia melanjutkan, limbah sarung tangan merupakan limbah medis, sehingga dimusnahkan harus sesuai standar kesehatan. 
"Nanti Dinkes yang musnahkan sarung tangan," kata dia. 

PPK Sidomulyo divisi sosialisasi, Eddy Seprianto menjelaskan penggunaan sarung rangan di TPS merupakan salah satu kewajiban pelaksanaan Pilkada serentak di masa pandemi Covid-19. 
"Wajib pakai sarung tangan di TPS," ujarnya. 

Seluruh anggota KPPS dan Linmas menggunakan sarung tangan karet di TPS di hari pencoblosan. "Setiap TPS ada 7 anggota KPPS dan dua anggota Linmas," kata dia. 

Sedangkan warga yang hendak menggunakan hak pilihnya di TPS wajib menggunakan sarung tangan plastik. "Sarung tangan plastik juga sudah di sediakan," kata dia. 

Untuk limbah sarung tangan plastik akan disediakan tempat yang nantinya dikumpulkan anggota Linmas. "Sudah di koordinasikan kepada anggota Linmas," ujarnya. 

Bagi warga yang datang ke TPS juga wajib menggunakan masker. Namun KPPS menyiapkan masker bagi warga yang kelupaan membawa masker. "Di TPS disiapkan masker, tempat cuci tangan, sarung tangan, sanitizer," kata dia. 

Tekhnisnya di TPS, masyarakat wajib cuci tangan dengan sabun, di semprotkan penyanitasi tangan dan cek suhu tubuh, lalu di berikan sarung tangan plastik. 
 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar