#jambret

Dinkes Kota Jamin Biaya Pengobatan Bocah SD Korban Penusukan Jambret

( kata)
Dinkes Kota Jamin Biaya Pengobatan Bocah SD Korban Penusukan Jambret
Kondisi MA (13), bocah SD yang menjadi korban penusukan seorang jambret yang hendak merampas ponsel. Dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Kesenian Bandar Lampung memastikan menanggung 100 persen kebutuhan pengobatan siswa SDN 2 Sepang Jaya yang menjadi korban penusukan pelaku jambret.


Kepala Dinkes Desti Mega Putri menyampaikan, pihaknya telah menandatangani surat tanggung jawab sehingga anak tersebut dirawat di RSUD Abdul Moeloek.

Baca juga: Polda Lampung Buru Penusuk Bocah SD di Bandar Lampung

"Atas arahan Wali Kota Bandar Lampung semua kebutuhan pengobatan anak itu sudah kami tanggung," kata dia ketika dihubungi, Selasa, 7 Juni 2022.

Menurutnya, biaya pengobatan M Afgane Khazel mencapai puluhan juta. Pihaknya telah menyetujui untuk menanggung semua biaya rumah sakit.

Ia berharap, putra dari Badriah itu bisa segera kembali sehat. Terlebih, Afgan baru saja lulus dari bangku SD dan melanjutkan ke jenjang SMP.

"Mudah-mudahan anaknya bisa cepet pulih, bisa sekolah lagi," ungkapnya.

Warga jalan Nusantara, Labuhan Ratu itu mengalami luka tusuk yang cukup dalam hingga mengenai hati. Hal tersebut membuatnya harus menjalani operasi yang menelan biaya besar.

Diketahui, Afgan, mendapatkan tusukan dari pria tak dikenal karena mempertahankan ponselnya yang hendak dirampas. Peristiwa itu terjadi pada 2 minggu yang lalu tidak jauh dari rumahnya.

Winarko








Berita Terkait



Komentar