#beritalampung#beritabandarlampung#dbd

Dinkes Bandar Lampung Gencarkan Pencegahan DBD

( kata)
Dinkes Bandar Lampung Gencarkan Pencegahan DBD
Ilustrasi demam berdarah. Foto: Gooogle Images


Bandar Lampung (Lampost.co): Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Bandar Lampung kembali meningkat di Oktober yakni 83 kasus. Jumlah itu lebih banyak dari September yang hanya 59 kasus.

Secara total, kasus DBD di Bandar Lampung berjumlah 1.337 kasus selama 2022. Kasus tertinggi tercatat pada Januari yang mencapai 217 kasus.

Kemudian Februari 177 kasus, Maret 158 kasus, April 126 kasus, dan Mei 126 kasus, dan Juni terdapat 131 kasus. Pada Agustus tercatat 101 kasus dan September 59 hanya kasus.

"Untuk bulan November ini masih dalam pendataan," ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung Desti Mega Putri, Selasa, 22 November 2022.

Terkait hal itu pihaknya kembali menggencarkan program Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J). Program itu melibatkan segenap anggota keluarga dirumah masing-masing melalui puskesmas, lintas sektor, lintas program, dan kader.

Kemudian, melaksanakan Foging kasus dan foging massal di 126 kelurahan yang fokus di lokasi kasus berulang. Ditambah dengan foging yang dilakukan berdasarkan laporan masyarakat.

"Kasus pada bulan September kemarin sudah menurun dibandingkan bulan Agustus, di Oktober juga termasuk rendah," kata dia.

Selain itu, untuk pencegahan pihaknya juga melaksanakan pemantauan jentik nyamuk berkala. Pemantauan fokus dilakukan di daerah pemukiman maupun ditempat-tempat umum.

Dinas Kesehatan juga melaksanakan promosi dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat. Hal itu dilakukan melalui pengeras suara masjid, musala dan juga penyuluhan keliling menggunakan ambulance tentang kewaspadaan dan upaya pencegahan DBD.

"Masyarakat juga diberikan edukasi untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, karena pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendirian," tambahnya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar