#dinassosial#restorasisosial#beritalampung

Dinas Sosial Provinsi Lampung Gelar Sosialisasi Restorasi Sosial

( kata)
Dinas Sosial Provinsi Lampung Gelar Sosialisasi Restorasi Sosial
Sosialisasi restorasi sosial yang digelar Dinas Sosial Provinsi Lampung di Hotel Kurnia 2, Bandar Lampung, Senin (29/4). Foto: Istimewa


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dinas Sosial Provinsi Lampung menggelar sosialisasi restorasi sosial di Hotel Kurnia 2, Senin (29/4/2019). Kegiatan diikuti 60 peserta dari berbagai instansi, Dinas dan Badan kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Tujuan dari kegitaan tersebut merupakan upaya yang diarahkan untuk mengembalikan atau memulihkan kondisi sosial masyarakat yang mengalami degradasi nilai-nilai luhur jati diri kepribadian bangsa sehingga dapat mencapai kondisi ideal.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni menyampaikan dalam sambutan bahwa restorasi sosial adalah gerakan restorasi kehidupan rakyat, dari bawah atas prakarsa masyarakat yang membawa nilai nilai kebajikan, spiritualitas kebangsaan, solidaritas sosial, kearifan budaya lokal dan etos kerja yang produktif dan disiplin serta gotong royong.

Untuk menekankan bahwa jiwa kerelawanan sosial tidak pernah luntur ditelan zaman. Pada hakekatnya dalam diri jiwa bangsa Indonesia telah tertanam nilai kerelawanan, kesetiakawanan sosial. Tinggal kita bagaimana berkreativitas dan berinovasi mengoptimalkan dan mengimpletasikannya sesuai dengan situasi dan konsidi.

"Mempertahankan karakter diri bangsa amat berat kalau kita tidak memiliki prinsip. Maka perlu kita tanamkan semangat juang dan restorasi sosial, karena itu mari kita terus kembangkan semangat kepahlawanan, keperintisan, kesetiakawanan, dan restorasi sosial tetap tumbuh dan berkembang pada semangat kehidupan masyarakat Indonesia," pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kabid Pemberdayaan Sosial Provinsi Lampung Ida, agar segenap pilar-pilar sosial untuk menggelorakan restorasi sosial. Tak terkecuali di lingkungan pendidikan agar merangsang semangat belajar tentang kepahlawanan ditanamkan sejak dini kepada anak melalui tanya jawab dialog, quis, berziarah ke makam pahlawan untuk mengenal para pahlawan nasional dan daerah. "Sehingga kedepan dapat mengembalikan atau memulihkan jati diri keperibadian bangsa yg mulai melemah," kata dia.

Rilis







Berita Terkait



Komentar