#pembangunan#proyek#beritalampung

Dinas PU Bandar Lampung Anggarkan Rp3 Miliiar untuk Perbaikan Drainase

( kata)
Dinas PU Bandar Lampung Anggarkan Rp3 Miliiar untuk Perbaikan Drainase
Ilustrasi pembangunan drainase. Foto; Google Images

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Mengatasi persoalan yang kerap muncul ketika memasuki musim penghujan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung mulai laksanakan perbaikan talud dan drainase di wilayah Kota Tapis Berseri. 

Kepala Dinas PU Bandar Lampung Iwan Gunawan mengatakan, bahwa sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Dinas PU setempat lakukan perbaikan talud serta drainase, dengan sumber dana APBD Kota tahun 2019. "Tahun ini telah dianggarkan dana untuk perbaikan talud dan drainase sebesar Rp3 Miliyar," ujar Iwan beberapa waktu lalu. 

Dirinya menjelaskan,  perbaikan dilakukan secara merata mulai dari Kecamatan Kemiling hingga Panjang. Dan dilaksanakan sejak Januari sampai dengan akhir tahun anggaran di Bulan Desember. 

Menurutnya, dengan jumlah anggaran yang ada saat ini,  perbaikan belum dapat dikatakan maksimal, hanya sebatas skala prioritas saja. "Contohnya seperti drainase didepan mall Central Plaza (CP) dilakukan normalisasi,"  kata dia. 

Selain itu, masih kata Iwan. Seperti di Bumiwaras terdapat drainase sungai kecil yang taludnya rubuh. Sehingga perlu untuk diperbaiki agar aliran air lancar. "Disitu saat ini sedang kita kerjakan, sebab yang sifatnya darurat harus segera ditangani, karena nanti saat musim hujan dikhawatirkan akan menyumbat," jelasnya. 

"Dan biasanya banjir itu menimbulkan dampak misalnya ada talud yang roboh, saluran drainase penuh dengan sedimen itu kita yang mengerjakan menggunakan dana darurat," lanjutnya. 

Terhadap pelaksanaannya, Dinas PU Kota Bandar Lampung berharap bahwa untuk perbaikan drainase maupun talud ini,  mendapat masukan dari semua pihak. Agar terlihat mana saja yang merupakan prioritas dan sifatnya mendadak, maka itu yang akan segera dikerjakan. "Atau bisa juga informasi dari rekan-rekan wartawan, LSM, aparatur kecamatan juga semuanya kita tampung dan kita buat skala prioritas. Jadi kita cek ke lapangan sesuai anggaran yang ada, maka prioritas yang kita kerjakan," tutupnya.

Deta Citrawan

Berita Terkait

Komentar