#Kedelai

Dinas Pangan Bandar Lampung Pastikan Tak Ada Penimbunan Kedelai

( kata)
Dinas Pangan Bandar Lampung Pastikan Tak Ada Penimbunan Kedelai
Pedagang tempe dan tahu di pasar Gintung Kota Bandar Lampung. MTVL/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung I Kadek Sumartha menanggapi isu naiknya harga kedelai di pasaran yang mencapai 100%. Menurutnya, kenaikan bahan utama tahu dan tempe itu merupakan isu global yang tidak hanya terjadi di Indonesia.

“Kedelai merupakan komoditi global, jadi kebijakannya pun mengikuti pasar global. Kedelai yang dipakai itu kan impor,” kata dia, Selasa, 15 Juni 2021. 

Kadek mengatakan, pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang-gidang kedelai di Bandar Lampung. Hasilnya, tim tidak menemukan adanya penimbunan di lapangan.

Baca: Kenaikan Harga Kedelai bikin Pengrajin Tempe Serba Salah

 

“Tidak ada penimbunan, karena gudang-gudang yang ada di Bandar Lampung ini sistemnya purchase by order. Artinya pemilik gudang itu beli kedelai secara online kalau ada produsen yang pesan,” kata dia.

Dinas Pangan juga telah melakukan beberapa upaya untuk mengatahui alasan naiknya harga kedelai di pasaran. Namun, pihaknya tidak dapat berbuat banyak karena kebijakan harga komoditas kedelai dimiliki pemerintah pusat, bukan daerah.

“Kenaikan harga kedelai juga tak hanya berdampak di Bandar Lampung saja, tapi juga se-Indonesia,” kata dia.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar