#EKBIS#BERITALAMPUNG

Dinas Koperasi dan UMKM Dipacu Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan

( kata)
Dinas Koperasi dan UMKM Dipacu Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, Syamsurizal Ari. (Foto: Lampost.co/Triyadi Isworo)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ikut terdampak pandemi covid-19. Pada masa recovery atau pemulihan, sektor UKM terus dipacu agar terus hidup untuk menggeliatkan perekonomian kerakyatan.


Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, Syamsurizal Ari, mengatakan adanya pandemi covid-19 berdampak juga terhadap kondisi UMKM di Lampung. Oleh sebab itu, tahun ini dan tahun depan merupakan masa recovery atau pemulihan. Menurutnya, sesuai arahan Gubernur Lampung pihaknya memfasilitasi dan menguatkan koperasi serta UMKM.


"Tahun ini dan tahun depan merupakan masa recovery. Maka, aspek kelembagaan, SDM, pembiayaan, pemasaran produknya dapat menjadi lebih baik sehingga bisa memberikan kontribusi untuk meningkatkan laju perekonomian kerakyatan di Lampung," katanya di ruang kerja, Kamis, 3 Juni 2021.

Syamsurizal mengatakan dengan program dan kegiatan seperti pelatihan, pendampingan, penguatan kelembagaan, dan sebagainya itu bertujuan supaya UMKM bisa naik kelas dan koperasi menjadi kuat sehingga visi-misi Lampung Berjaya bisa terwujud. Bantuan-bantuan untuk stimulus juga dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UMKM.


"Di Lampung ada sekitar 147 ribuan UMKM yang tersebar di kabupaten/kota. Bantuan juga diberikan oleh pemerintah, stimulus dari kementerian ada bantuan dana bergulir. Tahun ini masih dalam proses validasi, mudah-mudahan bisa membantu UMKM agar bisa terus hidup," ujarnya.


Sebelumnya Sekretaris Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, mendorong produk-produk UMKM agar terus dikenalkan kepada seluruh masyarakat lokal baik yang bertindak sebagai konsumen maupun para pelaku ekspor atau pelaku perdagangan dalam negeri. Kemudian, meningkatkan akses pasar, serta sebagai upaya membentuk kelembagaan UKM/IKM dengan jenis usaha yang sama agar dapat saling memperkuat dan berbagi informasi guna peningkatan daya saing bersama.


"Harapannya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kinerja UKM/IKM baik dari segi kuantitas maupun kualitas produknya," katanya saat launching Bazar, Rabu, 2 Juni 2021.


Menyinggung angka pertumbuhan ekonomi, dengan membandingkan angka pertumbuhan ekonomi kuartal I tahun lalu dengan tahun ini, gubernur mengatakan bahwa dampak dari Covid-19 pada kuartal I tahun lalu masih belum terasa. Kondisi tersebut berbeda dengan kuartal I tahun ini dimana pandemi Covid-19 telah berlangsung selama 1 tahun. Hal itulah yang menyebabkan terjadinya kontraksi pada angka pertumbuhan ekonomi kuartal I tahun 2021. 

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar